Hallo Sobat Ridwan Institute 👋🏻 Bagi kamu yang masih kebingungan dengan tingkatan jurnal internasional yang ada di scopus, kamu wajib membaca artikel ini sampai habis.
Untuk tingkatan jurnal internasional yang telah terindex oleh scopus, kamu akan melihat sebuah istilah Q yang artinya Quartile/kuartil.
Sebenarnya apa itu Kuartil? Kuartil atau kuartil merupan sebuah sistem pe pemeringkatan jurnal-jurnal yang bereputasi yang disadari dengan subjek bidang jurnal terkait.
Dalam system Quartile dibentuk berdasarkan hitungan besaran angka setiap jurnal agar bisa dikalkulasikan berdasarkan perhitungan angka yang kumulatif.
Pada bagian scopus ini, kami akan menjelaskan tentang tingkatan jurnal internasional bereputasi scopus.
Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!
Baca Juga : Perbedaan Sinta Dan Scopus
Daftar Isi
Toggle
Perlu kalian ketahui bahwasannya tingkatan jurnal internional scopus terbagi menjadi 4 yakni Q1, Q2, Q3 & Q4.
Kami lansir dari situs ui.ac.id , untuk menilai sebuah jurnal, Scopus memiliki klasterisasi kualitas jurnal yang bagian menjadi 4 Kuartil. Q1 merupakan jurnal dengan kualitas tertinggi. Dan selanjutnya diikuti oleh urutan Q2-Q4.
untuk menilai dari sebuah jurnal, di scopus sendiri memiliki klasterisasi kualitas jurnal yang terbagi menjadi 4 Kuartil (Q).
Q1 merupakan jurnal yang memiliki kualitas tinggi, sedangkan untuk urutan Q2-Q4 berada dibawahnya.
Dalam mengkategorikan jurnal yang nantinya akan dimasukkan ke dalam Quartile 1-4 akan ada parameter yang digunakan oleh Scopus sendiri.
Parameter sendiri dikenal dengan SJR atau Scimago Journal Rank yang merupakan jumlah kutipan rata-rata perartikel atau disebut sitasi yang diterbitkan dalam sebuah jurnal selama 3 tahun terakhir.
Berikut Penjelasan Dari Masing-Masing Kuartil Yang Ada Di Scopus:
Baca Juga : Cara Melihat H Index Scopus
Kuartil 1 (Q1) merupakan tingkatan jurnal internasional scopus yang mempunyai pengaruh paling besar di antara kategori lainnya.
Contohnya, semisal ada 100 jurnal internasional yang telah terindex oleh scopus pada bidang-bidang tertentu, biasanya Q1 ini berada di peringkat 1-25 atau bisa disebut juga sebagai 25 jurnal teratas.
Untuk Quartile 2 (Q2) sendiri merupakan tingkatan jurnal nasional scopus yang memiliki pengaruh yang cukup besar juga.
Dan jika ada 100 jurnal yang terbit di scopus maka Q2 ini akan menempati peringkat 26-50.
Quartile 3 (Q3) sendiri merupakan sebuah levelan sebuah jurnal internasional yang memiliki pengaruh kurang besar dibandingkan Q1 dan Q2.
Jika ada 100 jurnal yang terindex oleh scopus maka tingkatan yang didapat Q3 berada di peringkat 51-75
Untuk kategori yang terakhir yakni Kuartil 4 atau Q4 memiliki pengaruh yang paling rendah dibandingkan kategori lainnya.
Posisi peringkat Q4 jika ada 100 jurnal yang terindex oleh scopus maka Q4 alan berada di 76-100 atau bisa disebut sebagai 25 jurnal paling bawah.
Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!
Baca Juga : Cara Mengecek Jurnal Terindeks Scopus

Bagi kalain yang masih atau belum mengetahui cara mencari jurnal scopus yang baik dan benar kalian bisa mencarinya menggunakan cara ini untuk mendapatkan jurnal yang telah terindex oleh scopus.
Jika kamu masih kebingungan untuk mengakses website scimagojr.com kamu bisa mengikuti cara seperti yang ada di bawah ini.
Dan untuk melalui website resmi scopus kamu wajib terlebih dahulu untuk memiliki daftar jurnal yang akan kamu cari, seperti cara dibawah ini.
Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!
Baca Juga : Cara Mendapatkan ID Scopus
Nah, cukup sekian saja pembahasan kami kali ini mengenai beberapa Tingkatan Jurnal Internasional bereputasi Scopus yang wajib banget rekan-rekan ketahui. Semoga artikel yang kami buat ini bisa berguna dan bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian, terimakasih!
Share this:
Arulfalah Nurwahid adalah mahasiswa program doktor (S3) yang memiliki fokus pada publikasi jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional bereputasi. Ia aktif membagikan insight dan pengalaman dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah di berbagai platform akademik. Tulisannya banyak mengulas strategi penulisan akademik, pemilihan jurnal internasional, serta cara meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar reviewer. Gaya penyampaiannya dibuat jelas dan terstruktur sehingga mudah diikuti oleh penulis pemula maupun lanjutan.