Format Penulisan Jurnal Sinta

Format penulisan sangat penting bagi kamu yang ingin menulis sebuah jurnal, contohnya jurnal sinta, akan tetapi masih banyak teman-teman kita yang kebingungan dan Bagi kamu yang ingin mengetahui isi dari format penulisan jurnal sinta kamu bisa simak artikel ini sampai habis.

Format Penulisan Jurnal Sinta (Manuscript Jurnal)

Format Penulisan Jurnal Sinta (Manuscript Jurnal)

Untuk membuat atau memperoleh naskah jurnal yang baik kamu harus memperhatikan elemen-elemen yang wajib ada dalam penulisan jurnal, sebagai berikut.

1. Judul Artikel

Untuk Format Penulisan yang pertama adalah judul artikel, dalam penulisan jurnal judul adalah salah satu hal penting yang harus ada.

Karena didalam sebuah judul bisa menarik perhatian dan provokatif kepada pembaca, selain itu judul bisa juga untuk menggambarkan isi atau temuan.

2. Abstrak

Untuk Format Penulisan yang kedua adalah Abstrak. Abstrak bisa dikatakan sebagai inti dari sebuah penelitian yang dibahas dalam jurnal.

Baca Juga: Cara Publikasi Jurnal Ilmiah Nasional & Internasional Cepat Terbit

3. Keyword

Untuk Format Penulisan yang selanjutnya adalah Keyword. Kata kunci sanagtlah penting dalam sebuah penulisan, kata kunci ini bisa mengarahkan sebuah pembahasan ke jurnal yang sedang dibuat.

4. Pendahuluan

Untuk Format Penulisan yang ke empat adalah pendahuluan. Pendahuluan merupakan sebuah penjelasan yang singkat dari sebuah jurnal.

5. Metode Penelitian

Format Penulisan berikutnya adalah metode penelitian. Di dalam metode penelitian, kamu diharuskan untuk memastikan bahwa metode yang kamu gunakan oleh kamu untuk penelitian sudah benar.

6. Hasil Dan Pembahasan

Format Penulisan yang selanjutnya adalah hasil dan pembahasan. Hal ini sangatlah penting dalam sebuah penulisan jurnal, dikarenakan hasil dan pembuatan sangat penting untuk memahami hasil dari penelitian.

7. Diskusi

Format Penulisan yang ketujuh adalah diskusi. Diskusi sanagt penting dalam sebauh penjelasan agar pembahasan dari jurnal lebih meudah dipahami, dan bagian ini juga harus bisa di gambarkan secara jelas.

8. Simpulan

Format penulisan yang selanjutnya adalah Simpulan, hal ini sangatlah penting dikarenakan dalam simpulan akan menjelaskan inti dari semua pembahasan tadi agar jurnal bisa dapat mudah diserap oleh pembaca.

9. Ucapan Terima Kasih

Selain kesimpulan, ucapan terimakasih pun tidak kalah penting dan tidak boleh kamu lewatkan. dalam menulis sebuah jurnal agar bisa mencakup beberapa pihak yang telah membantu dalam pembuatan atau produksi jurnal.

Baca juga: Cara Membuat Jurnal Ilmiah

10. Referensi

Format terakhir dalam penulisan adalah referensi. Dengan menambahkan sebuah referensi, jurnal yang kamu tulis bisa lebih dipercaya, jadi, kamu wajib untuk menyertakan beberapa referensi yang telah digunakan dalam proses penulisan sebuah jurnal.

Berikut Tips Menulis Jurnal Sinta Agar Cepat Di Approve

Berikut Tips Menulis Jurnal Sinta Agar Cepat Di Approve

nah selain membahas format diatas kamu juga bisa menggunakan tips dibawah ini agar naskah milikmu bisa dengan mudah diterima oleh pihak pengelola jurnal sinta.

1. Pandai Memilih Jurnal Dan Penerbit

Pandai Memilih Jurnal Dan Penerbit

ada banyak penerbit diluaran sana yang menawarkan peluang gratis. selain itu ada sebuah hibah penelitian yang menyediakan dana untuk penulisan jurnal dan partisipasi dalam konferensi internasional.

“Kita bisa mencoba beberapa publikasi gratis yang terindeks SCOPUS, antara lain International Technical Journal dari Universitas Indonesia (UI), International Journal of Electrical Engineering and Informatics dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dan beberapa penerbit jurnal internasional E lsevier, Taylor and Francis, Sage, dll. Peluangnya banyak, tapi tidak jarang, karena banyak informasi yang membuat kita bingung,” ujarnya.

2. Belajar Dari Penolakan

Belajar Dari Penolakan

penyeleksi hibah penelitian di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, menjelaskan bahwa jurnal dapat ditolak karena beberapa alasan yakni sebagai berikut. “Jurnal umum sering ditolak karena beberapa alasan, seperti pengajuan yang tidak berada dalam domain jurnal, elemen naskah yang tidak lengkap, tata bahasa yang tidak sesuai, dan pembahasan yang terlalu dangkal, dan itu kami ambil sebagai pelajaran dan perbaikan,” jelasnya.

3. Memilih Target Jurnal Yang Tepat Sesuai Kemampuan

Memilih Target Jurnal Yang Tepat Sesuai Kemampuan

Para cendikiawan perlu juga memahami tujuan jurnal yang mereka pilih dan memuli untuk kesulitan, gaya lingkungan, keterbatasan jurnal, hingga preferensi editorial.

keterampilan juga dapat dipelajari dan diasah seiring berjalannya waktu. adapun forum-forum, platform pembelajaran, dan sistem akademik yang dapat digunakan oleh akademisi untuk meningkatkan diri.

Kesimpulan

Nah tadi adalah sedikit pembahasan dari Format Penulisan Jurnal Sinta yang wajib kamu perhatikan saat sedang menulis sebuah naskah jurnal ilmiah.

Bagi kamu yang masih kebingungan tau masih mempunyai hal untuk dipertanyakan, kamu bisa langsung bertanya pada kolom komentar dibawah ini.


FAQ

Paling bagus Sinta berapa?

sinta terbagi menjadi 4 tingkatan sinta 1,2,3,4 dan untuk sinta yang bagus yakni sinta 1, atau bisa disesuaikan dengan keperluanmu

Apa bedanya Scopus dan Sinta?

Jika Sinta merupakan database atau pangkalan data pustaka untuk jurnal nasional terakreditasi
Maka Scopus merupakan database untuk jurnal internasional bereputasi