Pengertian Tinjauan Pustaka

  • Whatsapp
tinjauan pustaka

Banyak orang masih menganggap bahwa bibliografi dan tinjauan pustaka itu sama. Meski keduanya berbeda. Tinjauan pustaka adalah ringkasan penelitian sebelumnya tentang topik tertentu.

Bagian ini biasanya ditemukan dalam Bab 2 dari sebuah risalah ilmiah. Bibliografi adalah kumpulan sumber-sumber bibliografi yang digunakan sebagai bibliografi. Itu ada di akhir risalah ilmiah.

Selain itu, tinjauan literature berbeda dengan diskusi. Siswa jarang bingung dengan dua bagian ini. Perbedaan antara tinjauan pustaka dan diskusi sangat jelas. Diskusi adalah penjelasan dan jawaban atas pertanyaan survei yang termasuk dalam rumusan masalah.

Untuk menghindari kebingungan tentang tinjauan literature, kami menyarankan Anda untuk memperhatikan ulasan berikut. Saat menulis risalah ilmiah, berikan kemudahan bagi Anda untuk menulis tinjauan bibliografi. 

Pengertian Tinjauan Pustaka Dari Para Ahli

Tinjauan Pustaka Dari Para Ahli

Tinjauan pustaka adalah ringkasan komprehensif dari penelitian sebelumnya tentang suatu topik. Tinjauan literature berasal dari atau bersumber dari studi terkait.

Syaratnya, tinjauan literature harus mengacu, menjelaskan, meringkas, mengevaluasi secara objektif, dan mengklarifikasi penelitian-penelitian sebelumnya.

Selain itu, ini dapat didefinisikan sebagai penilaian kritis dan rinci dari penelitian sebelumnya. Tinjauan bibliografi adalah bagian yang memberikan panduan langsung tentang topik tertentu.

Ulasan ini sangat berguna bagi mereka yang memiliki waktu penelitian terbatas. Oleh karena itu, tinjauan literature memberikan gambaran tentang studi serupa dengan yang telah Anda lakukan. 

Selain uraian di atas, tinjauan pustaka dapat diartikan sebagai penegasan batasan penulisan ilmiah. Secara umum, intisari dari tinjauan literature terdapat pada kata kunci pada bagian ringkasan.

Untuk itu, penelitian sastra diperlukan untuk menulis dan menyusun risalah ilmiah. 

1. Ahli Cooper

Menurutada beberapa format tinjauan pustaka. Pertama, tinjauan literature menggabungkan apa yang dikatakan, dikatakan, dan dilakukan orang lain. Bentuk tinjauan literature berikut ini mengkritisi penelitian dari peneliti sebelumnya. Ini juga membangun jembatan antar topik. Akhirnya, tinjauan literatur mengidentifikasi isu-isu inti di area tertentu. 

2. Menurt Leedy

Sedangkan menurut leedy, tinjauan literature adalah penjelasan yang harus mencantumkan pernyataan dari peneliti sebelumnya mengenai penelitian sejenis yang dilakukan. Oleh karena itu, tinjauan pustaka didasarkan pada langkah-langkah penelitian pengembangan. 

Pengertian resensi menurut para ahli lain adalah menurut Ganda. Tinjauan bibliografi adalah bab dari risalah ilmiah yang menjelaskan teori yang digunakan. Jika berdasarkan penjelasan Gandas, tinjauan literature memiliki fungsi hipotetis dalam penelitian. Pendapat ini masuk akal. Hal ini karena penelitian juga mencakup hipotesis tertulis, hipotesis awal, atau bab tinjauan pustaka.

3. Eki Meliansyah

Di sisi lain, Eki Meliansyah mendefinisikan literature review sebagai kegiatan mencari, membaca dan mengkaji laporan penelitian yang berkaitan dengan penelitian yang sedang dilakukan. Selanjutnya Castetter dan Heisler menyatakan bahwa tinjauan pustaka adalah suatu usulan yang mencakup beberapa penelitian, termasuk rujukan, diskusi, dan kesimpulan. 

Semua itu seharusnya menjadi penyebab dilakukannya literature review. Oleh karena itu, hal ini dianggap penting dalam risalah ilmiah. Selain itu, mengingat manfaatnya, tinjauan literature memiliki kegunaan tersendiri dalam penulisan ilmiah. 

Manfaat Tinjauan Pustaka

Manfaat Tinjauan Pustaka

1. Menjelaskan dan mengkaji variabel penelitian untuk mencapai tujuan penelitian

2.batasan penelitian dengan menunjukkan variabel bebas atau terikat yang relevan dan tidak berhubungan

Memberikan

3. Analisis data yang dikumpulkan dalam penelitianReferensi kepada Peneliti dalam Menafsirkan Metode

Memberikan

4 Alasan Membiarkan Peneliti Menyimpulkan Hasil Penelitian Sesuai Tujuan Tujuan Penelitian

Baca Juga : Cara Membuat Jurnal Yang Baik dan Benar [ Klik Disini ]

Cara Membuat Tinjauan Pustaka Penelitian

MembuatSebenarnya Banyak Cara Membuatnya. Namun, poin utama dari tinjauan literatur adalah metode sistematis. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan menyimpulkan literatur yang ada. Ada beberapa cara untuk menulis buku “Research Design” karya Creswell

1. Mengidentifikasi Kata Kunci

Hal pertama adalah mengidentifikasi beberapa kata kunci penelitian. Kata kunci dapat diambil ketika mengidentifikasi topik penelitian 

2. Lengkapi dengan Referensi lainya

Setelah Anda memiliki kata kuncimelengkapilengkapi bacaan di jurnal, buku, dan sebagainya. Jadi Anda mendapatkan bahan untuk menulis.

3. Lengkap

PenjelasanTerakhir, jelaskan kata kunci dengan penjelasan yang lengkap.

Contoh Tinjauan Pustaka

Contoh Anawidy yang berjudul “Strategi Gerakan Solidaritas Indonesia Maret Perempuan dalam Perubahan Kebijakan Hukum Terkait Hak Perempuan Tahun 2018 (Studi Kasus Gerakan Jakarta dan Yogakarta)” Ini adalah petikan dari makalah Awati. Dalam kajian, tinjauan bibliografi risalah ini meliputi kerangka teori, kerangka berpikir, dan hipotesis. adalah.ini

Untuk Anda Yang Ingin Mencopy Tulisan Tersebut Klik Link ini

Cara Membuat Tinjauan Pustaka Skripsi

Bagi seorang pejuang skripsi yang telah menyelesaikan Bab 1, apakah anda sudah tahu harus menulis apa untuk melanjutkan Bab 2? Atau anda masih bingung tentang mau menulis apa ?. 

Pasti banyak dari Anda yang sudah mengetahui bahwa Bab 2 dari sebuah skrips perlu mencantumkan tinjauan literature atau tinjauan bibliografi? 

Bagian ini merupakan bagian penting dari tahap awal penelitian. Ada yang menyebutnya kerangka konseptual, kerangka teori, landasan teori, dan kajian sastra.

Hampir semua karya tulis ilmiah, seperti skrips, tesis, disertasi, dan jurnal, harus memiliki tinjauan bibliografi di dalamnya.

Kegiatan utama bab tinjauan literature meliputi tinjauan pustaka, teori, konsep, model, penelitian sebelumnya, dll yang digunakan sebagai dasar atau referensi untuk studi risalah.

Mungkin bagi sebagian orang kegiatan ini terdengar mudah, tapidalam literature review yang ternyata bab-bab yang bisa dibilang cukup banyak, rumitkalian ketahui bagi yang belum terlalu paham apa yang, apalagi bagi kalian, Neraka pasti ditulis di bab tersebut.  

Bagi yang masih kesulitan untuk memulai menulis literature review, jangan khawatir. Pada artikel ini, Anda akan mempelajari arti, fungsi, dan penulisan tinjauan literature.

Mengapa saya harus menulisnya dalam skripsi? Dan apa sih yang harus ditulis? Lihat di bawah. 

Penulisan Tinjauan Pustaka

Setelah mempelajari unsur-unsurnya, Anda juga mungkin perlu memahami halhal apa saja yangatau sudah termasuk dalam  pustaka terpadu -harus diperhatikan dalam penulisan tinjauan pustakatinjauan? 

Sebelumnya, beberapa kendala dalam menulis tinjauan pustaka antara lain kurangnya peneliti yang dapat menyeimbangkan penggunaan kutipan dari penelitian atau literatur sebelumnya dengan komentar atau penilaian dari peneliti. 

Seringkali kesalahan yang tidak dapat dihindari adalah penulisan kutipan yang berlebihan tanpa menganalisis secara kritis kesesuaian daftar pustaka yang membahas topik penelitian.

Penulisan tinjauan kepustakaan, di sisi lain, tidak bisa dilakukan sembarangan dengan hanya mencantumkan tulisan-tulisan sebelumnya tanpa analisis kritis terhadap penelitian tersebut.

Salah satu kritik yang paling umum dalam penulisan resensi bibliografi adalah penulisan resensi buku yang sebenarnya mirip dengan penulisan resensi buku atau bibliografi referensi.

Namun, menulis tinjauan literature lebih dari sekadar proses ringkasan. Tinjauan pustaka ditulis dengan menganalisis secara kritis hubungan antara literatur dan penelitian sebelumnya, dan hubungan antara penelitian yang dilakukan. 

Penggunaan literatur ilmiah sangat membantu dalam penulisan literature review.

Literatur akademik menerbitkan hasil penelitian sebelumnya dan memudahkan peneliti untuk melakukan proses evaluasi, membandingkan, dan meringkas literatur, literatur, dan bahan bacaan lainnya yang dapat digunakan sebagai referensi untuk tinjauan pustaka.

Kriteria Penulisan Tinjauan Pustaka

Kriteria Penulisan Tinjauan Pustaka

Ada beberapa kriteria atau aspek yang harus dipenuhi dalam penulisan daftar pustaka. Diantaranya adalah: 

1. Terbaru (terbaru).

Aspek ini berkaitan dengan penggunaan sumber bacaan terbaru. Hal ini disebabkan oleh sifat penelitian yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

2. Relevansi.

Aspek ini menekankan pada hubungan antara bahan bacaan dengan masalah yang diteliti. Tinjauan pustaka harus relevan dengan teori yang mendasari penelitian dan topik penelitian yang diteliti. 

3. Bobot ilmiah.

Sumber bibliografi yang tercantum dalam tinjauan bibliografi tidak dapat dipilih seperti itu. Literatur dan sumber lain yang digunakan harus menjadi referensi yang bernilai ilmiah dan ditulis oleh orang-orang yang ahli di bidangnya masing-masing.

4. Aspek Penelitian

Dapat menjelaskan secara akurat aspek-aspek penelitian yang dilakukan, menjelaskan konteks penelitian, dan mengembangkan diskusi yang kuat dan saling terkait secara wajar.

5. Berbobot 

Anda dapat menulis tinjauan pustaka yang detail dan ekstensif sehingga nantinya dapat meningkatkan literasi, referensi dan pedoman untuk mempercepat tahap penelitian Anda selanjutnya. 

Apakah Anda sekarang atau ingin melakukannya? ?? Dengan menjadi cara untuk membuat buku penerbit ridwan institute, kami menerbitkan buku Anda secara gratis Masukkan data pribadi Anda, Anda hanya perlu membayar biaya cetak.

Akhir Kata

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai pengertian tinjauan psutaka, manfaat dan penulisan tinjauan pustaka. Namun perlu diingat bahwa menulis tinjauan pustaka tidak cukup dengan mempelajarinya melalui artikel ini.

Disarankan untuk melanjutkan studi sastra dan banyak berlatih membaca , berkaitan dengan cara menulis tinjauan pustaka. Kami berharap petunjuk di atas akan membantu anda untuk memulai menulis tinjauan pustaka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *