Halo Sobat Ridwan Institute 👋🏻! Mengecek status indeksasi **SINTA** pada jurnal adalah langkah penting sebelum mengirimkan naskah publikasi.
SINTA (Science and Technology Index) menjadi salah satu tolok ukur kualitas jurnal di Indonesia, yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Bagi penulis, mengetahui status SINTA jurnal membantu memastikan bahwa hasil riset mereka mendapat pengakuan akademik yang memadai. Oleh karena itu, mari kita bahas bagaimana cara melakukan pengecekan SINTA di jurnal secara tepat.
Daftar Isi
Toggle
Sebelum mengirimkan naskah, mengecek status SINTA adalah bagian dari strategi publikasi yang cerdas. Hal ini penting karena:

Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk memeriksa status indeksasi SINTA pada sebuah jurnal. Berikut panduan langkah demi langkah.
Website resmi SINTA menjadi sumber paling valid untuk memastikan status jurnal. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Kunjungi laman resmi https://sinta.kemdikbud.go.id/journals.
Gunakan kolom pencarian untuk mengetik nama jurnal yang ingin Anda cek. Anda juga bisa mencari berdasarkan ISSN untuk hasil yang lebih akurat.
Setelah muncul hasil pencarian, Anda dapat melihat peringkat SINTA jurnal tersebut, mulai dari SINTA 1 (tertinggi) hingga SINTA 6.
Beberapa jurnal mencantumkan informasi indeksasi SINTA di halaman profil mereka.
Di website jurnal, biasanya tersedia halaman khusus yang menampilkan daftar indeksasi, termasuk SINTA.
Kadang, informasi di situs jurnal belum diperbarui. Jika ragu, tetap konfirmasi melalui situs resmi SINTA.
Jika informasi di website tidak jelas, Anda dapat menghubungi Editor in Chief atau Editorial Team untuk memastikan status SINTA jurnal tersebut.
Agar lebih memahami cara agar jurnal terindeks SINTA, baca juga Cara Agar Jurnal Terindeks SINTA.
Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!

Banyak jurnal predator atau abal-abal yang mengklaim sudah terindeks SINTA padahal belum. Berikut tips menghindarinya:
Jangan hanya percaya pada klaim di brosur atau website jurnal. Lakukan pengecekan langsung di *database* resmi SINTA.
Pastikan nama jurnal, ISSN, dan penerbit sesuai antara *website* jurnal dan *database* SINTA.
Status indeksasi SINTA bisa berubah setiap periode evaluasi. Pastikan data yang Anda gunakan adalah yang terbaru.

Publikasi di jurnal SINTA memiliki berbagai keuntungan bagi penulis, antara lain:
Artikel yang diterbitkan di jurnal bereputasi akan meningkatkan profil akademik penulis.
Bagi dosen, publikasi di jurnal SINTA menjadi poin penting untuk kenaikan jabatan fungsional.
Publikasi di jurnal terindeks membantu penulis menjangkau pembaca yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Agar tidak salah langkah, perhatikan kesalahan umum berikut:
Banyak pihak yang menyebarkan informasi tidak akurat terkait status jurnal. Selalu cek di sumber resmi.
SINTA melakukan evaluasi berkala. Jurnal yang sebelumnya SINTA 2 bisa turun ke SINTA 3, atau sebaliknya.
Kesalahan pengetikan dapat membuat hasil pencarian tidak ditemukan.
Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!
Cara cek SINTA di jurnal sebenarnya cukup mudah, asalkan dilakukan dengan langkah yang benar. Gunakan situs resmi SINTA untuk memverifikasi, periksa data di website jurnal, dan bila perlu konfirmasi langsung ke pengelola jurnal.
Dengan memastikan jurnal tujuan sudah terindeks SINTA, Anda bukan hanya melindungi reputasi akademik, tetapi juga memaksimalkan dampak penelitian yang telah Anda lakukan.
Terima kasih. 😊
Share this:
Arulfalah Nurwahid adalah mahasiswa program doktor (S3) yang memiliki fokus pada publikasi jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional bereputasi. Ia aktif membagikan insight dan pengalaman dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah di berbagai platform akademik. Tulisannya banyak mengulas strategi penulisan akademik, pemilihan jurnal internasional, serta cara meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar reviewer. Gaya penyampaiannya dibuat jelas dan terstruktur sehingga mudah diikuti oleh penulis pemula maupun lanjutan.