Hallo Sobat Ridwan Institute 👋🏻 Bagi peneliti dan akademisi, bisa menerbitkan artikel di jurnal terindeks SINTA adalah salah satu pencapaian besar. SINTA (Science and Technology Index) merupakan sistem indeksasi jurnal nasional yang dikelola Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang mengakui kualitas publikasi ilmiah di Indonesia.
Namun, membuat jurnal SINTA bukan hanya soal menulis dan mengirimkan artikel. Ada tahapan, aturan, dan standar tertentu yang harus dipenuhi. Untuk memastikan hasil penelitian lebih bermanfaat, banyak penulis memilih untuk publish jurnal melalui platform terpercaya.
Di artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah praktis cara buat jurnal SINTA dari awal hingga terbit.
Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!
Daftar Isi
Toggle
Sebelum membuat jurnal, pahami dulu bahwa SINTA memiliki kriteria penilaian yang ketat. Jurnal yang masuk ke dalam sistem ini dinilai dari sisi kualitas naskah, konsistensi penerbitan, dan kelengkapan administrasi.
Meningkatkan kredibilitas: Artikel yang terindeks SINTA memiliki reputasi lebih tinggi di mata akademisi dan lembaga pendidikan.
Memperluas jangkauan: Artikel lebih mudah ditemukan oleh peneliti lain di Indonesia.
Menambah nilai akademik: Banyak kampus menjadikan publikasi SINTA sebagai syarat kenaikan jabatan atau kelulusan.

Pilih bidang ilmu yang spesifik agar jurnal punya fokus yang jelas. Misalnya, jurnal ekonomi syariah, jurnal pendidikan, atau jurnal teknologi.
Sebuah jurnal ilmiah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan tim editor, reviewer, dan manajer jurnal yang berkompeten. Pastikan tim memiliki latar belakang akademik yang sesuai dengan bidang jurnal.
Setiap jurnal SINTA harus memiliki panduan penulisan (author guidelines) dan template artikel. Hal ini memudahkan penulis dalam menyusun naskah sesuai format yang diterima.
Agar lebih paham tentang cara cek indeks SINTA, baca juga Cara Cek Indeks SINTA Jurnal.
Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!

SINTA merekomendasikan penggunaan platform OJS untuk mengelola pengiriman naskah, proses review, dan publikasi online.
Jurnal SINTA harus memiliki jadwal terbit yang konsisten, misalnya dua kali setahun atau empat kali setahun.
Proses review oleh pakar di bidangnya bertujuan menjaga kualitas isi jurnal. Minimal dilakukan oleh dua reviewer independen.
Baca juga: Info Scopus Terbaru

Pastikan jurnal sudah memiliki ISSN (International Standard Serial Number).
Publikasikan secara terbuka (Open Access) agar mudah diakses oleh pembaca.
Gunakan bahasa yang sesuai — jurnal SINTA bisa berbahasa Indonesia atau Inggris, tergantung kebijakan.
Penuhi persyaratan akreditasi Arjuna (Akreditasi Jurnal Nasional) sebelum mendaftar ke SINTA.

Tidak konsisten terbit sesuai jadwal.
Artikel tidak sesuai pedoman penulisan.
Kurangnya proses peer review yang berkualitas.
Tidak memperhatikan kualitas referensi dan sitasi.
Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!
Membuat jurnal SINTA membutuhkan perencanaan matang, mulai dari penentuan topik, pembentukan tim, pengelolaan naskah, hingga pendaftaran akreditasi.
Kualitas harus dijaga di setiap tahap, karena SINTA hanya menerima jurnal yang memenuhi standar nasional. Ingat, untuk memastikan hasil penelitian lebih bermanfaat, banyak penulis memilih untuk publish jurnal melalui platform terpercaya. Dengan begitu, jurnal memiliki peluang lebih besar untuk terindeks, dibaca, dan menjadi rujukan di dunia akademik.
Share this:
Arulfalah Nurwahid adalah mahasiswa program doktor (S3) yang memiliki fokus pada publikasi jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional bereputasi. Ia aktif membagikan insight dan pengalaman dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah di berbagai platform akademik. Tulisannya banyak mengulas strategi penulisan akademik, pemilihan jurnal internasional, serta cara meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar reviewer. Gaya penyampaiannya dibuat jelas dan terstruktur sehingga mudah diikuti oleh penulis pemula maupun lanjutan.