Bagi para ilmuwan, terutama dosen di perguruan tinggi, publikasi ilmiah merupakan bagian yang tidak dapat dikecualikan dari pengembangan karir. Salah satu indikator penting dalam proses kenaikan jabatan akademik adalah jumlah dan kualitas publikasi ilmiah yang telah diterbitkan, khususnya di jurnal terakreditasi nasional. Oleh karena itu, memahami langkah-langkah publikasi di Jurnal SINTA 2 untuk memenuhi syarat kenaikan jabatan akademik menjadi kebutuhan utama yang harus dipelajari dan dipraktikkan secara sistematis. Publikasi di jurnal SINTA 2 bukan hanya soal menulis dan mengirim artikel, tetapi juga berkaitan dengan pemahaman terhadap etika penulisan ilmiah, standar kualitas naskah, hingga proses review yang ketat. Artikel ini akan mengupas secara rinci langkah-langkah yang harus dilakukan agar artikel ilmiah kamu bisa tembus di jurnal SINTA 2 dan diakui dalam penilaian kenaikan jabatan akademik.
Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!
Daftar Isi
Toggle
Langsung saja, berikut adalah langkah-langkah publikasi di Jurnal SINTA 2 untuk memenuhi syarat kenaikan jabatan akademik:
SINTA (Science and Technology Index) adalah sistem informasi yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia. Jurnal SINTA dimuat berdasarkan peringkat kualitas dari SINTA 1 (tertinggi) hingga SINTA 6. Jurnal SINTA 2 memenuhi posisi yang sangat baik, mewakili kualitas editorial, substansi ilmiah, serta keteraturan ceramah yang sudah sangat layak dijadikan acuan dalam kenaikan jabatan akademik. Di banyak perguruan tinggi, publikasi di jurnal SINTA 2 dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan menjadi Lektor Kepala hingga Guru Besar, tergantung pada kebijakan institusi dan kriteria LLDIKTI.
Langkah awal yang krusial adalah pemilihan topik. Idealnya, topik yang kamu pilih harus relevan dengan keilmuanmu, mengandung unsur kebaruan (novelty), serta memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu. Jurnal SINTA 2 biasanya memiliki cakupan yang cukup spesifik, sehingga penting untuk mencocokkan topik dengan fokus jurnal. Sebelum menulis, pelajari call for paper atau fokus dan liputan jurnal yang dituju. Jangan memaksakan tulisan yang tidak sesuai karena hal ini akan langsung terdeteksi oleh editor dan reviewer.
Setiap jurnal memiliki gaya penulisan dan format yang berbeda. Setelah memilih jurnal tujuan, unduh template penulisan dan pelajari gaya selngkung jurnal tersebut. Pastikan struktur artikel kamu sudah sesuai, biasanya terdiri dari:
Hindari menyalin format dari jurnal lain karena bisa membuat naskah kamu langsung ditolak saat proses desk evaluasi. Penyesuaian ini menunjukkan bahwa kamu serius ingin menerbitkan karya di jurnal tersebut.
Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!
Salah satu aspek penting dari naskah berkualitas adalah kekuatan sastra yang digunakan. Gunakan referensi terbaru, terutama dari jurnal internasional dan jurnal nasional terakreditasi. Pastikan kamu menggunakan minimal 80% referensi dari lima tahun terakhir agar menunjukkan bahwa tulisanmu berdasarkan kajian terkini. Gunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero untuk menghindari kesalahan sitasi dan mempercepat proses pengutipan. Jangan lupa, hindari plagiarisme dalam bentuk apa pun, karena jurnal SINTA 2 umumnya memiliki sistem deteksi plagiarisme yang ketat.
Baca Juga: Mengapa Publikasi di Jurnal SINTA 2 Penting untuk Peningkatan Jabatan Fungsional
Penulisan artikel ilmiah bukan berarti menggunakan bahasa yang bertele-tele. Justru, jurnal-jurnal berkualitas menilai tinggi tulisan yang lugas, sistematis, dan mudah dipahami oleh pembaca lintas disiplin. Hindari istilah-istilah yang terlalu teknis jika tidak dijelaskan, dan gunakan struktur kalimat yang efektif. Perhatikan pula penggunaan bahasa Indonesia baku sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), karena jurnal SINTA 2 nasional umumnya menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama penulisan.
Setelah naskah siap, langkah berikutnya adalah mengunggah naskah melalui OJS (Open Journal System) milik jurnal tujuan. Proses ini biasanya melibatkan:
Pastikan semua data yang kamu isi sudah lengkap dan sesuai. Periksa kembali nama penulis, afiliasi, dan alamat email. Ketidaktelitian dalam proses ini dapat menyebabkan naskah tertolak atau tertundanya proses review.
Salah satu tahapan penting adalah proses review. Jika artikel kamu lolos desk evaluasi, naskah akan dikirim ke reviewer untuk dievaluasi lebih lanjut. Kritik dan saran dari reviewer harus dijawab secara rinci dan profesional. Buat revisi file secara terpisah yang menunjukkan bagian-bagian yang diubah dan alasan revisi. Editor sangat menghargai penulis yang kooperatif dalam proses revisi. Jangan mengabaikan komentar atau menunjukkan sikap defensif karena hal ini dapat memperlambat atau menggagalkan proses publikasi.
Setelah dinyatakan surat diterima, Anda hanya perlu menunggu jadwal terbit. Beberapa jurnal menyediakan e-certificate atau bukti penerimaan yang bisa digunakan untuk keperluan administrasi, termasuk pengajuan kenaikan jabatan. Perlu diingat bahwa tidak semua jurnal langsung menerbitkan artikel dalam waktu singkat. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan publikasi jauh hari sebelum masa pengajuan kenaikan jabatan agar tidak terburu-buru.
Jika bidangmu komunikasi, baca juga Jurnal Komunikasi SINTA 5 .
Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!
Memahami dan menjalani langkah-langkah publikasi di Jurnal SINTA 2 untuk memenuhi syarat kenaikan jabatan akademik bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari kontribusi intelektual dosen terhadap ilmu pengetahuan. Prosesnya memang tidak instan, namun dengan ketekunan dan strategi yang tepat, setiap ilmuwan dapat mencapai target publikasi yang dibutuhkan.
Share this:
Arulfalah Nurwahid adalah mahasiswa program doktor (S3) yang memiliki fokus pada publikasi jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional bereputasi. Ia aktif membagikan insight dan pengalaman dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah di berbagai platform akademik. Tulisannya banyak mengulas strategi penulisan akademik, pemilihan jurnal internasional, serta cara meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar reviewer. Gaya penyampaiannya dibuat jelas dan terstruktur sehingga mudah diikuti oleh penulis pemula maupun lanjutan.