Mekanisme Akreditasi Jurnal Nasional

Screen Shot 2024 02 05 at 15.48.14

Sistem penilaian jurnal nasional terakreditasi secara nasional, memiliki proses dan mekanisme tersendiri. salah satu hal kecil yang harus diketahui oleh penulis pada proses publikasi adalah seberapa baik yang bisa meningkatkan nilai yang diperlukan masing-masing tambah setiap individu penulis.

pada artikel ini setelah membaca cara membuat jurnal, akan sedikit membahas tentang mekanisme sistem jurnal nasional terakreditasi yang diakui nasional.

Indonesia memiliki lembaga akreditasi yang fokus pada jurnal ilmiah, adalah ARJUNA (Sistem Akreditasi Jurnal Nasional) adalah bagian dari Sinta yang diinisiasi pada tahun 2016 oleh Direktur Jenderal Penguatan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, dengan melibatkan para ahli dari berbagai institusi. Konten Sinta dari jurnal Indonesia yang telah diterbitkan secara elektronik memiliki profil atau google sarjana dan preview Scopus berisi sejumlah kutipan, indeks-h, indeks i-10, pengembangan selanjutnya akan mencakup proses makalah, buku dan paten peneliti di Indonesia, dan profil penulis dari google sarjana. memperbarui data penulis, lembaga, dan penerbit jurnal yang disediakan pada tahun 2017.

Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!

ajakan bertindak ridwan lembaga

 

 

 

berikut sistem mekanisme yang dibuat oleh ARJUNA ,

Pengelola jurnal nasional, melakukan Akreditasi secraa berkala secara daring (Online) menggunakan Sistem Jurnal Nasional Terakreditasi ( ARJUNA )

Pengajuan Akreditasi Berkala Ilmiah dilakukan secara berani ( online ) menggunakan Sistem Jurnal Nasional Terakreditasi ( ARJUNA )

  1. Pengelola terbitan berkala ilmiah mendaftarkan terbitannya untuk mendapatkan

username  dan  password  agar dapat mengakses Arjuna.

  1. Setelah mendapatkan  username  dan  password , pengelola terbitan berkala ilmiah mengajukan akreditasi terbitan yang sudah didaftarkan dengan mengisi:
    1. Borang identitas terbitan berkala;
    2. Borang penyunting;
    3. Borang Perkembangan Terbitan Berkala; dan
    4. Borang evaluasi
  2. Distributor akreditasi akan menyebarkan pengajuan akreditasi jurnal berdasarkan hasil evaluasi diri yang diisi oleh pengusul.
  3. Apabila hasil evaluasi diri di atas dari 70 maka distributor akan menugaskan empat orang asesor yang terdiri dari dua asesor manajemen dan dua asesor substansi, dan apabila evaluasi diri di bawah 70 maka distributor akan menugaskan dua orang asesor manajemen dan susbtansi.
  4. Jika asesor tidak bersedia, maka akreditasi distributor mendistribusikan ke asesor lain untuk dikonfirmasi kesediaan, Jika asesor bersedia, maka asesor melakukan penilaian terhadap terbitan ilmiah berkala yang ditujukan untuk Asesor memasukkan nilai secara berani ke sistem.
  5. Sistem akan memeriksa apakah nilai yang dimasukkan oleh kedua penilai memiliki perbedaan yang Jika perbedaan meningkat secara ekstrim, maka akreditasi distributor akan mendistribusikan ke asesor ketiga untuk dikonfirmasi kesediaan penilaian. Jika asesor ketiga tidak diterima, maka distributor akreditasi mendistribusikan ke asesor ketiga lain untuk dikonfirmasi kesediaan menilai. Jika asesor ketiga bersedia, maka asesor melakukan penilaian terhadap terbitan ilmiah berkala yang ditujukan untuk diakreditasi dan memasukkan nilai ke
  6. Jika perbedaan nilai tidak ekstrim, maka sistem akan menampilkan nilai akhir akreditasi.
  7. Hasil penilaian dari asesor akan bernilai 0-100, jurnal dapat diakui terakreditasi dengan skor minimal 30, bagi jurnal yang nilainya kurang dari 30 akan dilakukan pembinaan oleh Kemenristekdikti. Bagi jurnal yang bernilai antara 30-70 dapat mengajukan kembali penilaian untuk menaikkan peringkat setelah minimal satu nomor publikasi.

Mekanisme akreditasi ditentukan sebagai berikut:

Sekretariat Tim Akreditasi Jurnal Ilmiah (Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah) memeriksa kelengkapan persyaratan administrasi untuk jurnal.

Ketua Tim Akreditasi (Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual) menugaskan Asesor yang sesuai bidang kompetensinya dengan bidang ilmu jurnal ilmiah yang akan dinilainya.

Artikel yang ditulis oleh jurnal ilmiah untuk proses akreditasi adalah semua artikel dalam dua tahun terakhir.

Setiap jurnal ilmiah dinilai paling sedikit oleh 2 (dua) orang Asesor yang sesuai dengan bidang ilmu jurnal ilmiah yang akan dinilai.

Putusan hasil penilaian diambil secara bertahap dalam Rapat Pleno Asesor. Para Asesor menyampaikan hasil penilaiannya kepada Tim Akreditasi Jurnal Ilmiah. Jika terdapat perbedaan penilaian yang signifikan, Tim Akreditasi Jurnal Ilmiah akan melakukan mediasi dengan melibatkan Asesor ketiga. Tim Akreditasi Jurnal Ilmiah juga akan melakukan penyelarasan terhadap semua hasil penilaian agar tidak terjadi perbedaan penilaian keterakreditasian di antara kelompok bidang. Berdasarkan simpulan hasil penilaian dan penyelasaran, akan disampaikan rekomendasi hasil akreditasi kepada Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan.

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan menerbitkan surat keputusan akreditasi.

Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual menerbitkan sertifikat akreditasi.

Arjuna dikti

Arulfalah Nurwahid adalah mahasiswa program doktor (S3) yang memiliki fokus pada publikasi jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional bereputasi. Ia aktif membagikan insight dan pengalaman dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah di berbagai platform akademik. Tulisannya banyak mengulas strategi penulisan akademik, pemilihan jurnal internasional, serta cara meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar reviewer. Gaya penyampaiannya dibuat jelas dan terstruktur sehingga mudah diikuti oleh penulis pemula maupun lanjutan.

You might also like

Head Office Greenland Sendang Residence No. E-06, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611 Customer Support 0852-1341-2727

Attention!

Mau Skillmu Makin Jago dan Karirmu Melesat? Yuk, Gunakan Jasa Sertifikasi Profesi di Ditekindo Sekarang Juga!

Konsultasikan Pada Kami

Ridwan Institute adalah lembaga publikasi jurnal ilmiah yang membantu penerbitan jurnal

Ditekindo