Format Menulis Novel Di Ms Word

Hallo sobat Ridwan Institute👋🏻 Bingung mencari informasi seputar format menulus novel di ms word? Tenang saja! Karena pada kesemptana kali ini kami akan memberikanmu informasi seputar format menulis novel di ms word.

Apakah kamu tahu bahwa menulis sebuah novel bukan hanya sekadar mengetik saja? Nyatanya, ada beberapa hal penting yang wajib kamu perhatikan ketika menulis sebuah novel, salah satunya adalah format penulisan menggunakan Ms Word.

Sekarang ini sudah banyak sekali orang yang sudah kenal atau mengenal novel. Karya tulis imi sangat banyak diminati oleh berbagai kalangan, baik itu anak-anak, remaja, dan juga orang dewasa.

Bahkan banyak sekali orang-orangn yang memiliki keinginan dan cita-cita untuk menjadu seorang penulis novel.

Namun sebelum kamu membuat atau menulis novel, kamu perlu mengetahui dan memahami format menulis novel di ms word agar novel buatanmu semakin rapi dan mudah untuk dipahami.

Penasaran seperta apa format menulis novel di ms word? Simak sampai habis artikel ini agar kamu mendapatkan jawabannya!

Pengertian Novel

Format Menulis Novel Di Ms Word

Sebelum kamu masuk kedalam pembahasan format menulis novel di ms word sebaiknya kamu ketahui dan pahami terlebih dahulu terkait pengertian novel.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) novel merupakan tulisan atau teks prosa yang memanjang yang menggambarkan serangkaian kisah kehidupan seseorang dengan orang-orang sekitarnya dengan menonjolkan watak dan sifat pelaku.

Format Menulis Novel Di Ms Word

Format Menulis Novel Di Ms Word

1. Menentukan Ukuran Kertas

Langkah pertama dalam Format Menulis Novel Di Ms Word adalah menentukan ukuran kertas yang akan digunakan.

Secara umum, novel sering kali menggunakan ukuran A5, sekitar 13 x 19 cm atau 14 x 20 cm.

Namun, kamu dapat menyesuaikan ukurannya sesuai dengan preferensi dan keinginan pribadi, asalkan ukuran tersebut tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

Pengaturan ukuran kertas novel dapat dilakukan melalui opsi page layout di Word.

2. Mengatur Margin

Setelah menentukan ukuran kertas yang cocok dan pas, langkah berikutnya adalah mengatur margin kertas.

Apa sih yang dimaksud dengan margin? Margin adalah batas kanan-kiri dan atas-bawah pada lembar kertas.

Pengaturan margin sangat penting dalam penulisan format novel di Ms Word. Ketepatan dalam pengaturan margin akan memberikan kesan rapi pada teks dan memudahkan pembaca dalam membacanya.

kamu dapat menggunakan ukuran 1,5 atau 2 cm sebagai margin standar untuk format novel. Penting juga untuk menambahkan 0,5 cm ekstra pada margin bagian dalam jilid novel agar teks atau tulisan tidak terpotong.

Jika kamu berencana untuk mencetak novel, disarankan untuk memilih opsi “Mirror Margins” dalam pengaturan margin custom untuk memastikan bahwa margin teratur saat mencetak bolak-balik.

3. Menentukan Font dan Line Spacing

Dalam mengatur format menulis novel di Ms Word, penting untuk memberikan perhatian lebih pada pemilihan gaya tulisan atau font yang digunakan. Kamu bisa untuk menggunakan font yang sudah familiar.

Nah, berikut adalah Beberapa rekomendasi font yang dapat kamu gunakan dalam menulis novel yaitu:

  • Times New Roman
  • Arial
  • Calibri

Novel sebaiknya ditulis dengan ukuran font standar yang tidak terlalu kecil maupun terlalu besar, biasanya sekitar ukuran 12.

Agar pembaca dapat membaca dengan nyaman, sebaiknya hindari menggunakan font dengan tulisan sambung atau ukuran yang terlalu kecil.

Selain ukuran font, penyesuaian yang tepat pada jarak antar baris juga penting untuk menjaga kerapian dalam sebuah novel.

Disarankan untuk menggunakan line spacing sebesar 1.15 atau 1.5 cm.

Terakhir, pastikan untuk menggunakan rata kiri-kanan (justify) pada setiap paragraf dalam tulisanmu.

4. Ukuran Buku Novel Di Word

Ukuran buku novel bisa berbeda-beda, tetapi ada juga beberapa ukuran umum yang banyak digunakan dalam industri penerbitan.

Nah, di bawah ini kami paparkan beberapa contoh ukuran buku novel yang sering sekali kita temui:

  • 5,5″ x 8,5″ (13,97 cm x 21,59 cm): Ukuran ini sering digunakan untuk novel fiksi dan nonfiksi. Ini memberikan tampilan yang nyaman dan bacaan yang mudah.
  • 6″ x 9″ (15,24 cm x 22,86 cm): Ukuran ini juga umum digunakan dan memberikan tampilan yang klasik dan profesional.
  • 5,25″ x 8″ (13,34 cm x 20,32 cm): Ukuran ini populer untuk novel yang lebih tipis atau edisi saku.

Jadi sudah paham kan format penulisan novel di Word itu gimana? Nah, kalau sudah, yuk, langsung terapkan ke dalam penulisanmu agar makin rapi dan kece tentunya.

Ciri-ciri Novel

1. Umumnya Terdiri dari 100 Halaman atau Lebih

Jumlah kata dalam novel cenderung lebih banyak dari pada cerpen. Itu sebabnya, halaman novel cenderung lebih tebal, bahkan lebih berat untuk dibawa.

Semakin kompleks cerita, semakin lama juga alur menuju ending. Akan tetapi, aturan ini tidak bersifat mutlak, ada juga novel yang mempunyai kurang dari 100 halaman, contohnya novel “Dosa Kita Semua” karya Motinggo Busye.

2. Tema dan Alur Cerita Bersifat Kompleks

Permasalahan yang diangkat dalam buku lebih kompleks dan beragam. Sebagai contoh, dalam novel Harry Potter yang ditulis oleh J.K. Rowling, menceritakan perjalanan kehidupan Harry setelah kehilangan kedua orangtuanya.

Kisah ini terus berlanjut saat Harry belajar di Hogwarts, dihadapkan pada ancaman dari Pelahap Maut, dan bahkan menyajikan kisah-kisah romansa yang melibatkan Harry dengan beberapa siswa di sekolah tersebut.

3. Berbentuk Narasi

Novel berbentuk narasi yang diperkuat oleh hadirnya deskripsi dan percakapan. Penulis mengundang pembaca untuk membayangkan situasi yang dialami oleh setiap tokoh secara rinci atau detail.

Percakapan digunakan untuk menggambarkan karakter para tokoh dan masalah yang mereka hadapi.

Dengan narasi yang kuat, pembaca akan merasa penasaran untuk mengetahui bagaimana akhir ceritanya.

4. Alur Berkembang

Karena isu yang disajikan dalam novel tersebut bersifat kompleks, perkembangan alur cerita akan terus berlanjut.

Sebagai contoh, dalam seri novel Harry Potter, ceritanya berkembang dari masa kelahirannya, masa remaja, dewasa, hingga pernikahannya dan memiliki anak.

Alur ini dapat bergerak maju dan mundur untuk membantu pembaca memahami latar belakang kehidupan para tokoh.

5. Mempunyai Banyak Tokoh

Novel biasanya memiliki banyak tokoh yang beragam peranannya, termasuk tokoh protagonis yang menjadi pusat cerita, tokoh antagonis yang menantang protagonis, dan juga tokoh figuran atau pembantu.

Keberadaan mereka saling melengkapi satu sama lain, menjadikan cerita lebih menarik untuk dibaca.

Sebagai contoh, dalam novel Harry Potter, pembaca diajak untuk menjelajahi berbagai silsilah keluarga penyihir, bertemu dengan guru-guru Hogwarts, menghadapi hantu-hantu sekolah, bahkan berinteraksi dengan makhluk-makhluk di Hutan Terlarang.

6. Mempunyai Banyak Latar

Tidak hanya tokoh, latar dalam novel pun beragan. Tidak mungkin hanya ada satu latar yang dominan dari awal sampai akhir cerita.

Latar dalam sebuah novel bisa berubah-ubah, mulai dari rumah, sekolah, hutan, pantai, dan sebagainya.

Ini menunjukkan bahwa latar tidak terpaku pada satu lokasi, melainkan bisa berpindah-pindah.

7. Ada Perubahan Nasib Tokoh

Hal yang paling ditunggu-tunggu dari sebuah novel adalah perubahan nasib yang dialami dan dirasakan oleh tokohnya, baik itu berakhir lebih baik atau pun sebaliknya.

Pembaca berharap akhir yang memuaskan setelah membaca membaca ratusan halaman tersebut.

Struktur Novel

Format Menulis Novel Di Ms Word

1. Abstrak

Abstrak merupakan ringkasan seluruh cerita yang terdapat pada bagian awal novel. Abstrak bersifat opsional, yang artinya boleh dicantumkan atau tidak.

Abstrak berfungsi atau bertujuan untuk menjelaskan pendahuluan situasi atau cerita yang dialami oleh tokoh utama.

2. Orientasi

Orientasi merupakan bagian yang menjelaskan suasan, waktu, & tokoh-tokoh yang ada di dalam novel.

Nah, disini penulis biasanya mendeskripsikan aktivitas atau keseharian yang dijalani tokoh utama.

3. Komplikasi

Komplikasi merupakan bagian dalam novel yang menandakan urutan sebab akibat terjadinya peristiwa.

Komplikasi ini merupakan awal mula munculnya konfilk dalam sebuah cerita.

4. Evaluasi

Evaluasi merupakan puncak konflik pada novel. Pembaca dapat merasakan ketegangan yang dialam oleh para tokoh di bagian ini.

5. Resolusi

Resolusi merupakan jalan keluar atau langkah penyelesaian bagi sebuah konflik. Seringkali, resolusi juga menjadi titik akhir dalam sebuah cerita, di mana penulis menggambarkan bagaimana nasib tokoh-tokoh dalam novel tersebut.

Resolusi tidak selalu membawa kebahagiaan, kadang-kadang, cerita berakhir dengan tragis atau bahkan dengan cliffhanger atau menggantung. Semua tergantung pada kemauan si penulis.

6. Koda

Layaknya abstrak, tak semua novel memiliki koda. Koda adalah sebuah unsur yang terdapat dalam cerita, yang mengandung pesan atau amanat yang ingin disampaikan cerita tersebut. Koda pada umumnya diletakkan di bagian akhir sebuah novel.

Penutup

Nah, mungkin itu saja informasi yang bisa kami berikan seputar format menulis novel di ms word, semoga dengan adanya artikel format menulis novel di ms word bisa berguna dan bermanfaat.

Terimakasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like