Cara Upload Jurnal Scopus

Nah, bagi kamu yang sedang mencari artikel cara upload jurnal scopus, kamu bisa simak artikel ini, karena didalam artikel ini kami membahas secara tuntas mengenai cara upload jurnal scopus, yuk simak sampai habis artikel ini agar kamu mendapatkan jawabannya.

Seperti yang kita ketahui, cara upload jurnal scopus ini biasanya sering dilakukan oleh individu di dunia akademis seperti Mahasiswa, Dosen, doktor, dan peneliti.

Dengan cara upload jurnal scopus, para akademisi juga akan mendapatkan sangat banyak manfaat seperti meningkatkan angka kredit sebagai syarat jabatan fungsional ataupun bisa untuk menjadi syarat kelulusan.

Upload jurnal juga bisa meningkatkan portofolio seorang akademisi khususnya dosen, sedangkan untuk mahasiswa bisa untuk syarat kelulusan atau tugas mata kuliah.

Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!

Pengertian Scopus

Cara Upload Jurnal Scopus

Sebelum lanjut kedalam pembahasan cara upload jurnal scopus, ada baiknya jika kamu ketahui dan pahami terlebih dahulu mengenai pengertian scopus

Scopus adalah sebuah pangkalan data (database) yang mencakup berbagai informasi dan literatur ilmiah. Ini adalah salah satu pangkalan data terbesar dan paling terkenal di dunia untuk penelitian ilmiah, literatur akademis, dan penerbitan jurnal.

Scopus mencakup berbagai disiplin ilmu, termasuk ilmu sosial, sains alam, kedokteran, teknik, seni, dan banyak lagi.

Scopus menyediakan akses ke jutaan artikel jurnal, konferensi, dan publikasi ilmiah lainnya. Setiap entri dalam pangkalan data ini mencakup informasi seperti judul, penulis, abstrak, kata kunci, informasi tentang jurnal atau konferensi, dan kutipan dari artikel tersebut.

Selain itu, Scopus juga memberikan statistik mengenai seberapa sering suatu artikel dikutip oleh peneliti lain, yang membantu dalam menilai dampak dan signifikansi suatu penelitian.

Keberadaan Scopus sangat penting bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi di berbagai bidang, karena memungkinkan mereka untuk melacak tren, mengidentifikasi penelitian terbaru, mengukur dampak penelitian, dan melakukan analisis bibliometrik.

Dengan menggunakan Scopus, pengguna dapat mengakses informasi yang relevan untuk penelitian mereka, menjaga diri mereka tetap terinformasi tentang perkembangan ilmiah terkini, dan memahami bagaimana karya mereka berkontribusi dalam lingkungan akademis yang lebih luas.

Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!

Cara Upload Jurnal Scopus

Upload jurnal ke Scopus melibatkan beberapa cara, terutama jika kamu merupakan penulis atau penyunting yang ingin memasukkan jurnal ke dalam Scopus. Dibawah ini kami berikan secara lengkap tentang cara upload jurnal scopus

1. Persiapkan Jurnal

Nah, cara upload jurnal scopus yang pertama adalah menyiapkan jurnal. Pastikan jurnal kamu memenuhi standar kualitas dan kesesuaian untuk masuk ke dalam indeks Scopus. Jurnal harus memiliki kualitas penelitian yang baik, format dan struktur yang sesuai, serta mengikuti pedoman penulisan akademik.

2. Registrasi dan Login

Cara upload jurnal scopus selanjutnya adalah registrasi dan login. Jika kamu belum memiliki akun, kamu perlu mendaftar di situs Scopus. Setelah mendaftar, login ke akun kamu.

3. Verifikasi Data Diri dan Afiliasi

Pastikan informasi tentang diri kamu dan afiliasi akademik kamu di profil kamu akurat dan lengkap. Ini membantu dalam identifikasi kamu sebagai penulis yang sah.

4. Penyusunan Metadata Jurnal

Kumpulkan informasi tentang jurnal yang akan kamu unggah. Ini termasuk judul jurnal, abstrak, daftar penulis, kata kunci, dan informasi lain yang diminta oleh Scopus.

5. Pilih Penerbit yang Terindeks Scopus

Pastikan jurnal kamu diterbitkan oleh penerbit yang telah terindeks oleh Scopus. Jurnal yang diterbitkan oleh penerbit terpercaya lebih mungkin diterima untuk indeksasi.

6. Mengajukan Permohonan Penerbitan

Unggah jurnal kamu melalui sistem penerbitan yang disediakan oleh penerbit. Biasanya, penerbit akan memiliki antarmuka atau sistem yang memungkinkan penulis mengajukan jurnal untuk indeksasi Scopus.

7. Proses Review

Jurnal akan mengalami proses review oleh tim editorial Scopus. Proses ini mungkin memerlukan waktu, dan hasilnya dapat berupa persetujuan atau penolakan indeksasi jurnal kamu.

8. Perbaikan dan Revisi (Opsional)

Jika jurnal kamu ditolak, kamu mungkin diberikan umpan balik dan kesempatan untuk memperbaiki masalah yang ada. kamu dapat memperbaiki jurnal kamu sesuai dengan saran yang diberikan sebelum mengajukannya kembali.

9. Persetujuan dan Indeksasi

Jika jurnal kamu diterima, penerbitan kamu akan diindeks oleh Scopus dan dapat diakses oleh masyarakat ilmiah.

10. Pemeliharaan Informasi

Cara upload scopus jurnal yang terakhir adalah pemeliharaan informasi. Pastikan informasi tentang jurnal tetap mutakhir dan diperbarui di profil kamu jika ada perubahan.

Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!

Cara Membuat Jurnal Internasional Scopus

Cara Upload Jurnal Scopus

Nah, setelah membahas mengenai cara upload jurnal scopus, pembahasan selanjutnya kami akan membahas mengenai cara membuat jurnal internasional scopus.

1. Mengetahui Pangsa Pasar

Cara pertama mempertimbangkan sebelum mulai menulis skrip. Langkah ini melibatkan mengenali audiens yang ingin kamu sasar.

Penting untuk memahami apa yang menarik dan dicari oleh orang-orang. Minimalnya, lakukan pencarian topik yang diminati oleh mayoritas pembaca sebelum kamu menulis. Setelah langkah tersebut dilakukan, barulah kamu dapat mulai menulis dengan dasar pertimbangan yang sudah disusun sebelumnya.

2. Artikel Yang Baik Dan Bagus

Setelah menyusun artikel jurnal dengan kualitas yang baik, akan lebih memudahkan para pembaca dalam memahami konten yang terkandung dalam jurnal tersebut.

Terdapat dua aspek utama yang perlu diperhatikan agar artikel yang dihasilkan memiliki kualitas baik dan mampu menjadi materi konten serta presentasi yang menarik.

Yang pertama, dalam konteks jurnal yang kamu buat, penting untuk memperhatikan manfaat yang akan diterima oleh pembaca. Jika hasil yang diperoleh sangat positif, dapat diungkapkan dalam bentuk cerita yang mengalir dan mampu memikat minat para pembaca.

Kedua, ada kesempatan untuk menciptakan artikel yang mudah dipahami oleh para pembaca dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan dimengerti. Selain itu, pastikan penyampaian artikel tersebut jelas dan berjalan secara logis.

3. Teruslah Menulis Jurnal

kamu juga memiliki opsi untuk menghasilkan jurnal secara teratur. Dengan melakukan langkah ini, akan terjadi peningkatan dalam kemampuan menulis yang dimiliki oleh individu.

Oleh karena itu, tidak akan ada perasaan jenuh ketika tengah mengarang jurnal ilmiah, karena proses menulis memerlukan pengembangan keterampilan yang berkesinambungan.

4. Buatah Tulisan Yang Paling Mudah

Artikel yang telah dipublikasikan di jurnal internasional ternyata tidak selalu berkaitan dengan teknologi terbaru dan terkini. Namun, melalui perkembangan teknologi ini, terdapat peluang besar untuk berinovasi melalui penerapan teknologi yang lebih lama.

5. Buatlah Reviewer Tertarik Dengan Artikel Anda

Dalam proses penulisan, menarik perhatian pembaca memang penting, tetapi yang lebih krusial adalah mampu memikat pengulas agar tertarik untuk membaca artikel yang kita tulis. Karena pada akhirnya, pengulas akan melihat dengan seksama isi artikel kita.

6. Hindari Plagiarisme

Perlu diingat pula bahwa dalam menghasilkan jurnal yang terindeks Scopus, menghindari tindakan plagiat sangatlah krusial.

Tidak peduli sebaik atau sehebat apa pun karya ilmiah yang telah diciptakan, hal itu akan kehilangan maknanya jika mengandung hasil tiruan dari karya orang lain.

Tindakan tersebut tidak hanya akan mereduksi apresiasi dari masyarakat, selain itu, bahkan menyalin karya sendiri saja akan dianggap sebagai bentuk plagiarisme.

7. Koreksi Artikel Anda

Tingkat akurasi dalam penulisan memiliki nilai penting, namun, saat menulis, tetaplah mempertahankan substansi dari artikel.

Dengan mengggunakan berbagai referensi yang berkualitas, akan ada lebih banyak kesempatan untuk melakukan perbaikan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas dari artikel yang kamu tulis.

Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!

Struktur Jurnal Internasional Scopus

Selain cara upload jurnal scopus dan cara membuat jurnal internasional scopus, kami juga akan memberikan struktur dari jurnal internasioanl scopus yang wajib kamu ketahui

sebagai berikut :

  • Title
  • Authors
  • Affiliation
  • Abstract
  • Introduction
  • Materials and Method
  • Result
  • Discussion
  • Conclusion
  • Acknowledgements
  • References

Bagi Kamu Yang Membutuhkan Publikasi Jurnal , Yuk Konsultasi Langsung Dengan Tim Kami Sekarang Juga! Klik Whatsapp Di Bawah Ini!

Kesimpulan

Nah, mungkin itu saja artikel yang bisa kami berikan terkait cara upload jurnal scopus, semoga dengan adanya artikel cara upload jurnal scopus bisa berguna dan bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Terimakasih!


FAQ

Bagaimana cara publikasi jurnal Scopus?

1. Usahakan mencari referensi dari sumber terpercaya dan akurat.
2. Terus membaca, catat dan pahami poin-poin utama jurnal yang akan dibuat.
3. Usahakan isi artikel tidak boleh kurang dari 5000-7000 kata.
4. Jika membuat artikel baru harus mempunyai kualitas tinggi dan jelas.

Apakah jurnal Scopus bayar?

Kita semua tahu bahwa ada banyak jurnal bereputasi Scopus dan ISI Thomson yang tidak memerlukan biaya sepeserpun dalam publikasinya. Tapi perlu ingat, bahwa jasa publikasi jurnal Scopus yang gratis, proses reviewnya super ketat. Bahkan, untuk proses reviewnya saja bisa memakan waktu 1-2 tahun.

Apa itu publikasi Scopus?

Jurnal terindeks Scopus inilah yang dipakai oleh Dirjen Dikti sebagai acuan jurnal internasional bereputasi. Selain itu, Scopus juga digunakan sebagai standar publikasi jurnal bagi dosen di Indonesia. Scopus memiliki cakupan jurnal yang sangat banyak yaitu sekitar 22 ribu lebih jurnal dari berbagai bidang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like