Cara Upload Jurnal di Google Scholar dengan Mudah

  • Whatsapp
Cara Upload Jurnal di Google Scholar dengan Mudah

Google Scholar atau nama lainnya Google Cendekia adalah sebuah platform yang khusus Google untuk memuat jurnal-jurnal ilmiah dan juga karya penelitian. Cara upload jurnal di Google Scholar ternyata sangat mudah lho! Simak penjelasannya berikut ini.

Beberapa Hal yang Harus Anda Ketahui Saat Mengupload Jurnal di Google Scholar

Sebelum masuk ke dalam pembahasan mengenai bagaimana cara upload jurnal di Google Scholar, ada beberapa informasi yang harus Anda ketahui dahulu.

Bacaan Lainnya

Informasi ini penting untuk Anda ketahui agar Anda lebih memahami Google Scholar yang merupakan platform yang menjadi salah satu laman andalan para mahasiswa ini.

Salah satu informasi yang mungkin ingin sekali Anda ketahui adalah mengenai berapa lama jurnal terindeks Google Scholar?

Jurnal Anda akan terindeks di Google Scholar dalam kurun waktu yang lumayan cepat. Anda sudah bisa melihat jurnal Anda terbit di Google Scholar dalam waktu sekitar 3 sampai dengan 6 bulanan semenjak Anda mengupload jurnal tersebut.

Namun ada juga beberapa jurnal yang baru terindeks setelah 1 tahun atau beberapa tahun dari jurnal tersebut diupload oleh para penulisnya. Waktu lamanya sebuah jurnal untuk terindeks ini tergantung dari pihak Google Scholar sendiri.

Selain itu, Anda juga mungkin bertanya-tanya apakah Google Scholar gratis? Tentu saja, seperti dengan platform yang dari Google lainnya, pengakses Google Scholar dapat secara gratis oleh siapa saja. Baik Anda merupakan seorang mahasiswa, dosen, guru, atau pelajar.

Jenis Artikel Yang Terindeks Google Scholar

Jenis artikel yang bisa ternideks, tidak hanya artikel dari jurnal ilmiah dan prosiding hasil seminar saja. Bisa juga berupa buku, book chapter, buku, tesis, paten, dan masih banyak lagi.

Sebenarnya artikel ilmiah tersebut akan dengan sendirinya terindeks oleh google scholar. Asalkan sudah pernah publish secara online. Tapi dengan beberapa alasan, kamu ingin artikelnya cepat terindeks.

Pada saat awal Kamu membuat akun Google Scholar biasanya akan diberikan opsi untuk memasukkan artikel secara otomatis atau manual.

Kalau secara otomatis, akan sangat mudah untuk memasukkan artikel, Kamu tidak perlu menuliskan satu persatu artikel terkait dengan judul, pengarang, institusi, alamat email, dll.

Tapi kalau pakai cara ini, kekurangannya yaitu kamu bisa saja kemasukkan artikel orang lain. karena google scholar ini melihat berdasarkan nama penulis jurnal tanpa melihat institusi kamu secara detail.

Cara Upload Jurnal di Google Scholar

Untuk cara upload jurnal di google scholar baik itu otomatis maupun secara manual itu sangat mudah. Selengkapnya silahkan simak artikelnya berikut nya:

1. Buka browser dan Login ke Google Scholar

Ingat, kamu hanya dapat login dengan menggunakan alamat email institusi. Jika Kamu belum punya akun google scholar, silahkan daftar dulu dengan klik link ini.

2. Cara Upload Jurnal di Google Scholar, Klik “Tombol +”

Setelah Kamu klik “Tombol +” yang berada pada bawah foto profil, maka nanti akan muncul beberapa opsi pilihan seperti pada gambar.

Kamu bisa menambahkan anggota tim penulis artikel ilmiah, menambahkan artikelnya secara otomatis, menambahkan artikel secara manual dan update akun Google Scholar punya kamu.

3. Pilih “Tambahkan Artikel Secara Manual”

Jika Kamu ingin menambahkan artikel yang sudah online namun belum terindeks dalam Google Scholar. Kamu bisa memilih opsi “Tambahkan Artikel Secara Manual”.

Akan tetapi kalau Kamu memilih “Tambahkan Artikel” maka itu fungsinya untuk menambahkan secara otomatis.

Setelah Kamu memilih “Tambahkan Artikel Secara Manual”, nanti akan ada opsi jenis artikel yang ingin kamu input.

Misalnya Kamu ingin memasukkan artikel ilmiah, maka Kamu perlu menuliskan judul, pengarang, tanggal terbit, nama jurnal, jilid, terbitan, halaman dan penerbit seperti berikut ini.

Baca Juga : Cara Download Jurnal Di Google Scholar Anti Ribet

Keunggulan Cara Upload Jurnal di Google Scholar Manual

Cara upload jurnal di Google Scholar dengan otomatis memang lebih cepat dan mudah, namun bisa saja tidak tepat. Biasanya artikel milik orang lain masuk dalam list pada akun Google Scholar Kamu.

Tapi dengan cara manual ini, kamu bisa menentukan artikel mana yang akan di uoload secara tepat.

Keuntungan Jika Artikel Kamu Terindeks Google Scholar

  1. Dapat mudah melihat detail informasi publikasi ilmiah yang terindeks melalui halaman google scholar.
  2. Bisa cek berapa orang yang men-sitasi artikel ilmiah kamu.
  3. Bisa tahu detail informasi Total skor H-Index kamu.
  4. Semua artikel yang terindeks dalam google scholar menjadi rujukan untuk penilaian penelitian (sinta).

Cara Mencari Jurnal di Google Scholar

Cara mencari jurnal lewat Google Scholar sangat mudah, buka akun google scholar dan mulailah mencari. Biasanya akun email kamu akan langsung tertaut dengan browser, jadi tidak perlu repot login lagi.

Salah satu kelebihan google scholar adalah desain nya yang familiar, ini hampir sama seperti mesin pencari google.

Google Scholar punya perbedaan dari mesin pencari biasa, berikut perbedaannya:

  • Beberapa pilihan untuk menyalin kutipan yang diformat dalam gaya berbeda termasuk MLA dan APA
  • Ekspor data bibliografi (BibTeX, RIS) sebagai bahan referensi
  • Link yang memungkinkan kamu bisa menjelajahi karya lain mana yang mengutip karya yang terdaftar
  • Tautan yang bisa untuk menemukan versi teks lengkap dari suatu artikel dengan cepat

Walaupun untuk mencari jurnal yang ada di google scholar ini bisa diakses secara gratis, tapi ada banyak juga yang berbayar.

Jika punya institusi akademis atau kamu sedang di dalam ikatan penelitian, bisa memanfaatkan fitur My Library yang fungsinya untuk menyimpan publikasi ilmiah yang kamu inginkan.

PENTING DIBACA : Cara Menghapus Akun Google Scholar

Hal Yang Bisa Google Scholar Publikasikan

Ada sekitar 150+ juta publikasi ilmiah yang ada dalam Google Scholar dan diperkirakan akan terus bertambah beberapa juta setiap tahun. Sayangnya, Google Scholar tidak memberikan semua data yang mungkin kamu inginkan.

Misalnya, basis data perpustakaan dapat menampilkan podcast, video, artikel, statistik, atau koleksi khusus. Saat ini, google scholar hanya bisa mempublikasi seperti berikut ini:

  1. Artikel jurnal: Artikel yang terpublikasi dalam jurnal adalah campuran artikel dari jurnal peer review, jurnal predator dan arsip pra-cetak.
  2. Buku: Tautan ke teks versi Google.
  3. Bab buku: Bab dalam buku, biasanya ada juga tersedia secara elektronik dalam Google Scholar ini.
  4. Resensi buku: Review buku.
  5. Prosiding konferensi: Artikel yang ada sebagai bagian dari konferensi, biasanya sebagai bagian dari presentasi dalam konferensi.
  6. Paten: Google Scholar hanya mencari paten jika opsi ini menjadi pilihan dalam pengaturan pencarian yang dijelaskan tadi.

Informasi dalam Google Scholar tidak terkatalog oleh para professional, Kualitas data akan sangat bergantung pada sumber informasi Google Scholar.

Pada nomor dua dari bawah dari gambar atas ada fitur Advanced search, tampilannya kurang lebih sebagai berikut.

Fitur Advanced search fungsinya jika kamu berada dalam tahap eksplorasi pencarian informasi.

Advanced search fungsinnya untuk membatasi informasi yang ingin kamu cari, jadi kamu bisa segera menemukan publikasi ilmiah yang kamu inginkan dan berhemat cukup banyak waktu.

Tips Artikel Cepat Masuk Google Scholar

Sebagaimana halnya mesin pencarian, Scholar juga Cuma punya bertugas untuk mengindeks jurnal ilmiah yang orang upload ke internet.

Adapun beberapa cara yang bisa kamu lakukan supaya artikel bisa cepat terindeks dalam Google Scholar, seperti berikut ini:

1. Teks lengkap, artikel Kamu ada dalam format PDF yang diakhiri dengan ekstensi “.pdf” pada bagian akhir file nya.

2. Judul paper muncul dengan font besar pada atas halaman pertama di web

3. Penulis makalah ini tercantum tepat berada pada bawah judul pada baris terpisah

4. Ada bagian bibliografi berjudul, misalnya, “Referensi” atau “Bibliografi” di bagian akhir

Akhir Kata

Itulah cara upload jurnal di google scholar secara manual dengan mudah. Disana kamu tidak hanya bisa menguplopload, Namun juga bisa mengurangi atau menghapus artikel orang lain.

Kamu juga bisa melakukan pengeditan nama penulis, asal instansi, alamat email, dan lain sebagainya.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *