Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Baik dan Benar

Halo!!! Pada artikel ini kami akan memberikan sedikit informasi tentang bagaimana cara membuat artikel ilmiah yang baik dan benar. Nah bagi kamu yang penasaran seperti apa pembahasannya, yuk simak Dibawah ini ya!

Sebenarnya apa sih artikel ilmiah itu?

Menurut Ridwaninstitute.co.id, artikel ilmiah adalah karya tulis yang didesain khusus untuk dimuat pada buku atau jurnal, ditulis dengan tata cara penulisan sciencetific (ilmiah) dan disesuaikan dengan aturan yang berlaku.

9 Cara Membuat Artikel Ilmiah Menurut Para Ahli

Langsung saja tanpa basa-basi berikut ini kami paparkan cara membuat artikel ilmiah yang bisa kamu pelajari.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Judul

Setiap jurnal ilmiah harus mempunyai judul yang jelas. Dengan membaca judul, pembaca dapat lebih mudah memahami hakikat jurnal tanpa harus membaca jurnal secara keseluruhan. Judul tidak boleh mempunyai arti ganda.

Disarankan tidak lebih dari 12 kata yang digunakan pada jurnal berbahasa Indonesia dan tidak lebih dari 10 kata pada jurnal berbahasa Inggris. Judul ditulis di tengah atas halaman, dengan huruf kapital dan tebal.

2. Nama

Nama penulis, nama tutor pertama, nama tutor kedua, tidak ada pendidikan. Proposal mencantumkan nama institusi (afiliasi: nama program studi, nama fakultas dan universitas), proposal mencantumkan alamat dan email.

3. Abstrak

Abstrak berbeda dengan abstrak. Bagian abstrak jurnal ilmiah digunakan untuk mencerna secara singkat isi jurnal. Ringkasan di sini adalah untuk klarifikasi, bukan untuk referensi jurnal.

Abstrak harus terdiri dari sekitar 250 kata, merangkum tujuan, metode, hasil dan kesimpulan. Jangan gunakan singkatan atau kutipan dalam ringkasan. Abstrak harus berdiri sendiri, tanpa catatan kaki.

Ringkasan ini biasanya ditulis terakhir. Cara mudah untuk menulis ringkasan adalah dengan mengutip ide-ide utama di setiap bagian jurnal. Kemudian gunakan poin-poin untuk menyusun deskripsi singkat tentang jurnal yang dihasilkan. Teks abstrak dimasukkan dengan 1 spasi.

4. Kata Kunci

Kata kunci 3-5 kata, diambil dari pokok-pokok yang akan dibahas dalam penelitian.

5. Pendahuluan

Pendahuluan memuat latar belakang mengapa penelitian itu dilakukan, uraian masalah yang akan diteliti, kaitannya dengan teori, dan diakhiri dengan tujuan penelitian yang sedang berlangsung. Artikel diketik dengan 2 spasi, kurang lebih 4-6 halaman.

6. Metode penelitian

Bagian ini menjelaskan kapan harus menjalankan eksperimen. Peneliti menjelaskan rancangan percobaan, peralatan, metode pengumpulan data dan jenis pengendalian.

Jika percobaan dilakukan di alam, penulis menguraikan daerah penelitian, lokasi, dan juga menjelaskan pekerjaan yang dilakukan.

Aturan umum yang perlu diingat adalah bagian ini harus rinci dan jelas sehingga pembaca mengetahui dasar-dasar dan teknik penerbitan. Cara penulisannya: isi 2 spasi, kira-kira 1 halaman.

7. Hasil Pembahasan/Pembahasan

Pembahasannya dapat dibagi menjadi beberapa subbagian. Masukkan 2 spasi. Tulis sekitar 4-6 halaman.

Dalam diskusi, bandingkan temuan dengan model atau teori yang dikutip, dan kaitkan temuan kamu dengan penelitian sebelumnya dengan menunjukkan persamaan dan mendiskusikan perbedaan.

Pembahasan digunakan untuk hasil penelitian kualitatif, sedangkan hasil dan pembahasan digunakan untuk hasil penelitian kuantitatif.

8. Kesimpulan

Pembahasan kesimpulan yang membuktikan hipotesis dari penelitian harus ditulis secara ringkas, disertai informasi yang cukup agar pembaca mengetahui bahwa ia telah membuktikan hipotesis yang diajukan serta memahami kelebihan dan kelemahan metode penelitian.

Dan seringkali terdapat saran yang mencakup kemungkinan penelitian lebih lanjut dan kemungkinan metode yang dapat digunakan.

9. Daftar Pustaka

Daftar Pustaka untuk karya ilmiah ditulis langsung setelah teks utama (tanpa membuka halaman baru), sedangkan daftar pustaka suatu makalah, buku, atau penelitian ditulis dengan membalik halaman baru. Daftar pustaka jenis ini disebut DAFTAR REFERENSI dan dicetak dengan huruf kapital semua tegak lurus.

Unsur-unsur yang tercantum secara berurutan dalam daftar pustaka antara lain:

  1. Nama penulis ditulis dengan urutan sebagai berikut: nama belakang, nama depan dan nama tengah, tanpa gelar,
  2. tahun penerbitan,
  3. Judul, termasuk subjudul,
  4. Tempat penerbitan dan
  5. Nama penerbit. Elemen-elemen ini dapat bervariasi tergantung pada jenis sumber daya perpustakaan.

Cara Mencari Artikel Ilmiah Di 13 Situs

Oke gays, di atas tadi kita telah mengetahui bagaimana cara membuat artikel ilmiah yang baik dan benar tentunya, pembahasan selanjutnya, kami akan memberikan informasi terkait cara mencari artikel ilmiah.

1. E-Resources Perpusnas

Di Indonesia ada Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Situs web yang dikelola pemerintah ini komprehensif dan mudah diakses. Situs ini memiliki jutaan koleksi yang dapat diakses oleh pengguna. Tidak harus datang langsung ke Perpustakaan Nasional, koleksinya juga bisa diakses melalui internet.

Selain bahan bacaan seperti buku, Perpusnas memiliki koleksi jurnal online baik dari sumber nasional maupun internasional. Perpusnas juga memiliki perpustakaan digital yang berisi majalah-majalah berbayar. Namun tak perlu khawatir, jurnal-jurnal berbayar ini ditanggung oleh pemerintah sehingga masyarakat bisa masuk dan menggunakannya secara gratis.

Tertarik menggunakan website perpustakaan nasional? Kunjungi saja die-resources.perpusnas.go.id.

Kamu harus mendaftar terlebih dahulu ya. Tanpa harus ke Perpustakaan Nasional Jakarta, kamu dapat mendaftar secara online dengan cara:

1. Kunjungi website resmi Perpustakaan Nasional (kememberan.perpusnas.go.id)

2. Masukkan identitas kamu

3. Tunggu dan dapatkan kode registrasi atau nomor member

Setelah melalui langkah-langkah tersebut, kamu dapat mengakses perpustakaan nasional secara online. Selamat menjelajahi isi Perpustakaan Nasional dan menemukan referensi yang kamu butuhkan.

2. Google Cendekia/Scholar

Berikutnya adalah Google Cendekia. Situs tersebut pasti populer di kalangan dosen dan mahasiswa. Di sini kamu dapat menemukan artikel dari jurnal nasional dan internasional. Website jurnal internasional ini dikelola langsung oleh Google.

Cara menggunakannya sangat mudah. Kamu tinggal memasukkan kata kunci pada kolom pencarian di website Google Scholar. Kemudian akan muncul artikel majalah sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan. Setelah itu, kamu bisa memilih jenis file PDF agar jurnal ilmiah yang kamu inginkan bisa diunduh dalam bentuk PDF.

Situs web ini gratis. Jadi kamu bisa mendapatkan referensi tanpa mengeluarkan uang. Mudah, bukan? Kekuatan!

3. LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)

Tempatnya Ilmuwan Indonesia, LIPI. Lembaga ini berada di bawah naungan pemerintah. Lembaga ini melakukan penelitian di berbagai bidang. Oleh karena itu, hasil penelitian ini juga ditulis dalam bentuk artikel jurnal. LIPI bahkan memiliki jurnal sendiri dan tersedia secara gratis.

Jurnal LIPI terdiri dari banyak topik mulai dari jurnal teknik, jurnal kimia, jurnal biologi, dll. Jurnal tersebut dapat kamu akses melaluijurnal.lipi.go.id.

4. DOAJ (Direktori Jurnal Akses Terbuka)

Situs lain yang sering menjadi rujukan dosen dan mahasiswa adalah DOAJ. Website jurnal internasional ini sama dengan website-website sebelumnya yaitu dapat diakses secara gratis. Kamu dapat mendownload artikel majalah yang kamu butuhkan secara gratis.

Cara mengakses jurnal di DOAJ juga cukup mudah yaitu:

1. Kunjungi situs web daoj.org

2. Masukkan kata kunci pada kolom pencarian

3. Pilih jurnal yang direkomendasikan

5. Library Genesis

Library Genesis menjadi salah satu andalan para mahasiswa ketika mencari referensi. Situs ini menawarkan jurnal yang cukup lengkap. Apalagi situs ini tidak hanya menawarkan majalah, tetapi juga artikel, komik, dan e-book. Semua dapat diakses dan diunduh secara gratis.

6. ScienceDirect

Akademisi di bidang kesehatan dan teknik biasa merujuk ke situs ini. Namun, jika kamu sedang mencari jurnal dibidang ilmu-ilmu sosial, kamu juga dapat mengunjungi situs web ini. ScienceDirect merupakan website yang sering dikunjungi oleh para akademisi. Kamu dapat mengunjunginya melalui sciencedirect.com.

Majalah yang diterbitkan di website ini terbagi menjadi dua, yaitu berbayar dan gratis. Kamu dapat mengunduh jurnal gratis di bagian akses terbuka. Selain jurnal, situs ini juga menyediakan artikel dan buku. Dijamin memberi kamu lebih banyak referensi!

7. ResearchGate

ResearchGate merupakan website penyedia jurnal sekaligus tempat berkumpulnya para peneliti. Para peneliti membentuk komunitas online melalui situs ini. Mereka dapat mengunggah jurnal dan saling memberikan permintaan jurnal secara gratis.

Kamu dapat mengakses website ini melalui gerbang penelitian.net. Perbedaan situs ini dengan situs lainnya adalah kamu harus menggunakan email kampus kamu untuk mengakses situs ini. Oleh karena itu kamu dapat pergi ke departemen TI kampus untuk meminta email mahasiswa yang dapat digunakan untuk mengakses ResearchGate.

8. IJER

Situs ini mungkin kurang dikenal di kalangan pelajar. Namun situs ini bisa menjadi salah satu situs referensi untuk mendapatkan referral. Selain menyediakan jurnal, situs ini juga mengulas jurnal penelitian yang diterbitkan oleh Contemporary Research Center (CRC Publications).

Situs ini menawarkan jurnal akses terbuka. Jadi kamu bisa mengaksesnya secara gratis. IJER akan sangat membantu kamu dalam penulisan karya ilmiah untuk kebutuhan perkuliahan kamu. Selain bagi mahasiswa dan dosen, IJER juga bermanfaat bagi para peneliti dan praktisi.

9.JSTOR

JSTOR merupakan situs yang handal dan cukup kredibel sejauh ini. Tidak sedikit dosen yang menyarankan mahasiswanya untuk mengakses JSTOR. Pasalnya website jurnal internasional ini menyediakan jurnal baru dan lama. JSTOR telah menyediakan jurnal selama 15 tahun. ‘

Keunggulan lainnya, situs ini dikurasi dengan baik, sehingga ketika kamu mengunjungi situs ini, kamu akan menemukan majalah-majalah yang tersortir. Sehingga kamu bisa lebih mudah menemukan jurnal yang kamu perlukan untuk menulis karya ilmiah. Kamu dapat mengunjungi JSTOR di jstor.org.

10. Jurnal SAGE

Pernahkah kamu mendengar tentang Jurnal SAGE? Atau mungkin kamu punya akses ke sana?

Jurnal SAGE cukup sering digunakan oleh para akademisi. Cobalah untuk sesekali memperhatikan jurnal yang sedang kamu baca, bisa jadi jurnal tersebut diterbitkan melalui website SAGE Journal. Untuk mengakses website ini, kamu dapat memilih tiga pilihan yaitu akun pribadi, akun komunitas, atau akun institusi.

Dosen juga biasanya mengakses situs ini untuk mencari bahan-bahan yang dapat digunakan untuk mengajar. Isi website ini cukup lengkap, mulai dari topik politik dan pemerintahan, hubungan internasional, sastra,pendidikan, kesehatan dan psikologi. Maka tidak heran jika jurnal perguruan tinggi yang kamu baca, terutama yang berkaitan dengan topik di atas, merupakan publikasi dari SAGE Journal.

11. Jurnal Oxford

Jurnal Oxford yang dijalankan oleh Universitas Oxford bisa menjadi alternatif lain. kamu bisa mencari jurnal yang sesuai dengan topik karya ilmiah yang akan kamu tulis. kamu dapat menemukan jurnal internasional di website Universitas Oxford.

12. Jurnal Cambridge

Berikutnya adalah Jurnal Cambridge. Apakah kamu sedang mencari jurnal internasional dan dari penulis dengan latar belakang beragam? Maka Jurnal Cambridge adalah jawabannya.

Menurut keepo.me, situs ini memiliki kelebihan dari segi kelengkapan dan kemudahan pencarian. Maka tak heran jika situs ini menjadi salah satu situs penyedia jurnal internasional terbaik.

13. Akademik Microsoft

Situs ini mungkin masih sangat mendung di telinga kamu. Situs ini belum terkenal di kalangan akademisi. Namun situs ini bisa menjadi referensi yang tepat untuk mencari referensi karya ilmiah. Situs ini adalah Microsoft Akademik.

Website ini dapat diakses dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Cara menggunakannya pun cukup mudah. Kamu mengetikkan kata kunci dan mempersempit pencarian berdasarkan nama penulis, tahun penerbitan, sumber jurnal atau subjek studi. Setelah itu, kamu tinggal memilih jurnal yang sesuai.

Cara Membuat Artikel Ilmiah Non Penelitian

Nah jika sebelumnya kita telah mempelajari cara membuat artikel ilmiah untuk penelitian, disini kami juga akan memberikan Anda informasi mengenai cara membruta artikel ilmiah Non Penelitian.

Penasaran seperti apa pembahsannya? Yuk simak dibawah ini!

1. Judul Artikel

Perlu diketahui judul merupakan bagian pertama yang ditulis pada saat membuat teks artikel ilmiah non penelitian. Nah judul terdiri dari kata-kata yang disusun untuk menggambarkan isi artikel.

Pemilihan judul sangatlah penting dan harus dilakukan dengan hati-hati karena mewakili keseluruhan artikel. Selain itu, pertimbangkan juga efektivitas pemilihan judul untuk menarik pembaca tertarik membaca tulisan Anda.

2. Cantumkan Nama Penulis

Format penulisan artikel non ilmiah selanjutnya adalah dengan mencantumkan nama penulis. Nama penulis tidak dikaitkan dengan gelar pendidikan atau jabatan.

Selain itu, penyebutan nama ini juga harus dilengkapi dengan penulisan nama institusi tempat penulis berasal. Selain itu, Anda juga perlu menambahkan kontak yang bisa dihubungi seperti alamat email atau nomor telepon.

Pencantuman kontak penulis adalah untuk keperluan korespondensi. Artikel non-ilmiah juga bisa ditulis oleh lebih dari satu orang. Namun pada saat penyusunan, nama penulis utama dicantumkan terlebih dahulu.

3. Membuat ringkasan (kutipan) dan kata kunci

Format penulisan artikel non ilmiah selanjutnya adalah abstrak atau disebut juga abstrak. Abstrak merupakan rangkuman keseluruhan isi artikel, meliputi latar belakang, tujuan, metode, hasil dan kesimpulan.

Ringkasan ditulis singkat dan hanya dalam satu paragraf. Secara umum bagian ini ditulis dalam dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris dan bertujuan untuk memberikan gambaran umum kepada pembaca mengenai isi artikel.

Di bagian bawah abstrak terdapat kata kunci, yaitu frasa yang merujuk pada topik pembahasan tertentu. Kata kunci dapat diambil dari judul atau bagian lain yang menjadi sorotan utama.

4. Pendahuluan

Pendahuluan merupakan format penulisan artikel non ilmiah yang memberikan latar belakang permasalahan. Pada bagian ini penulis menuliskan alasan mengapa teks tersebut harus ditulis.

Bagian ini membantu pembaca memahami konteks mengenai topik yang dibicarakan sehingga pembaca dapat memahami permasalahan yang diangkat. Selain itu, bagian ini juga memuat tujuan penulisan artikel.

Penataan pendahuluan yang tepat menentukan apakah pembaca akan terus membaca karya tulis Anda hingga akhir atau tidak. Oleh karena itu, kehati-hatian harus diberikan saat menyusunnya.

5. Isi (bagian inti)

Bagian ini sangat penting karena memuat hasil analisis dan argumentasi berdasarkan tinjauan pustaka yang mendalam sesuai kaidah ilmiah. Strukturnya dapat dibagi menjadi beberapa subbab atau subjudul.

Membaginya menjadi beberapa subtitle juga penting untuk memudahkan pembaca memahami setiap pembahasan secara detail. Dengan cara ini, pembaca dapat mengikuti diskusi Anda secara sistematis.

6. Penutup dan Kesimpulan

Format penulisan artikel sains non penelitian selanjutnya adalah penutupan dan kesimpulan. Setelah memaparkan hasil analisis dan argumentasi, pada bagian ini perlu diberikan kesimpulan dan catatan akhir.

Bagian ini juga memungkinkan Anda membuat pernyataan yang menegaskan posisi Anda mengenai topik permasalahan. Bagian penutup bukanlah hal yang sepele, bahkan menjelaskan keseluruhan artikel.

7. Daftar Pustaka atau Referensi

Teks jenis ini dibuat berdasarkan sikap ilmiah, oleh karena itu penulis diharapkan memiliki prinsip-prinsip dasar ilmu pengetahuan. Hal ini dapat dibuktikan dengan menyertakan daftar pustaka dari berbagai sumber.

Misalnya buku, jurnal ilmiah, dan sumber online. Jika Anda mendapatkan referensi dari internet, pastikan Anda menggunakan sumber yang terpercaya dan bertanggung jawab.

Cara Publikasi Artikel Ilmiah

Jika sebelumnya kita mempelajari cara membuat artikel ilmiah entah itu berasal dari jurnal ataupun penelitian, pasti artikel tersebut akan dipublikasikan dengan berbagai alasan tentunya.

Pada artikel tersebut kami memberikan informasi lengkap terkait publikasi artikel dan publikasi jurnal entah itu jurnal national atau internasional, jadi simak dengan baik ya!

Contoh Artikel Ilmiah

Kurang lengkap rasanya jika hanya membahas tips atau cara nya saja tanpa mengetahui contoh dari yang kita bahas ini.

Jadi untuk referensi kami akan paparkan beberapa contoh artikel ilmiah dari penelitian, non penelitan dan artikel ilmiah dari jurnal.

Contoh Artikel Penelitian

Dibawah ini kami paparkan contoh dari artikel ilmiah penelitian yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.

Sumber : Google

Contoh Artikel Non Penelitian

Dibawah ini kami paparkan contoh dari artikel ilmiah non penelitian yang bisa kamu pelajari.

Sumber : fkip.umrah.ac.id

Contoh Artikel Ilmiah Dari Jurnal

Dibawah ini kami paparkan contoh dari artikel ilmiah dari jurnal yang bisa kamu pelajari.

Sumber : Google Scholar

Kesimpulan

Mungkin itu saja yang bisa kami sampaikan mengenai cara membuat artikel ilmiah yang baik dan benar sesuai dengan konvensi ilmiah, semoga dengan membaca artikel ini bisa menambah wawasan teman-teman semua. 


FAQ

Apa yang dimaksud artikel ilmiah?

Pengertian Artikel ilmiah sebagai bagian dari karya ilmiah adalah karya ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar

Apa saja ciri ciri artikel ilmiah?

ciri-ciri artikel ilmiah adalah: 1. Ditulis secara sistematis. 2. Hasil kajian atau penelitian. 3. Mempunyai abstrak/sari karangan. 4. Mempunyai referensi yang jelas.

Apa yang dibahas dalam artikel ilmiah?

Artikel ilmiah selalu membahas mengenai hasil penelitian dan pemikiran serius yang berguna untuk bidang keilmuan, serta berguna untuk mengembangkan bidang ilmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

Head Office Greenland Sendang Residence No. E-06, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611 Customer Support 0852-1341-2727

Attention!

Mau Skillmu Makin Jago dan Karirmu Melesat? Yuk, Gunakan Jasa Sertifikasi Profesi di Ditekindo Sekarang Juga!