Halo Institut Sobat Ridwan ! Bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti, menemukan contoh jurnal Sinta 4 merupakan langkah penting sebelum mengirimkan naskah penelitian ke media publikasi ilmiah.
Jurnal Sinta 4 menjadi salah satu target realistis untuk publikasi pertama karena sudah terakreditasi nasional oleh Kemendikbudristek, namun proses review-nya masih cukup terbuka bagi penulis pemula.
Dengan memahami struktur penulisan, gaya referensi, dan standar kualitas yang diterapkan oleh jurnal-jurnal Sinta 4, peneliti dapat meningkatkan peluang naskahnya diterima lebih cepat dan terindeks secara resmi di Science and Technology Index (Sinta).
Daftar Isi
Toggle
Sinta (Science and Technology Index) adalah sistem informasi yang dikembangkan oleh Kemendikbudristek untuk mengukur kinerja publikasi ilmiah di Indonesia.
Jurnal-jurnal di Sinta diklasifikasikan berdasarkan kualitasnya ke dalam enam peringkat, yaitu Sinta 1 (tertinggi) hingga Sinta 6 (terendah).
Jurnal Sinta 4 menempati posisi menengah, artinya jurnal ini sudah terakreditasi nasional dan memiliki standar editorial, reviewer, dan tata kelola publikasi yang cukup baik.
Walaupun belum setara Sinta 1 atau 2, namun jurnal Sinta 4 tetap diakui dalam penilaian kinerja dosen, angka kredit jabatan fungsional, serta syarat pemberian mahasiswa S2 dan S3.

Bagi kamu yang sedang mencari referensi jurnal Sinta 4, berikut beberapa contoh yang bisa dijadikan referensi. Semua jurnal ini telah terindeks resmi dalam database Sinta dan aktif menerima artikel dari berbagai kalangan akademisi.
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia (JRAKI) – Fokus pada penelitian keuangan, manajemen, dan akuntansi publik.
Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan (JESP) – Membahas isu pembangunan ekonomi dan kebijakan publik.
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP) – Artikel tentang model pembelajaran inovatif dan penelitian tindakan kelas.
Jurnal Teknologi Pendidikan Nusantara (JTPN) – Fokus pada e-learning, media pembelajaran, dan evaluasi pendidikan.
EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru – Sering menjadi rujukan mahasiswa PGSD dan dosen pendidikan dasar.
Jurnal Komunikasi dan Media (JKM) – Publikasi riset komunikasi digital, politik media, dan perilaku publik.
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) – Menyediakan ruang untuk penelitian sosiologi, psikologi sosial, dan kebijakan publik.
Jurnal Hukum dan Pembangunan (JHP) – Terbitan universitas negeri yang aktif membahas isu hukum aktual.

Sebelum mengirim artikel ke suatu jurnal, penting untuk memastikan akreditasinya benar-benar Sinta 4, bukan sekadar klaim dari situs yang belum terverifikasi. Berikut langkah mudah untuk mengeceknya:
Kunjungi situs resmi Sinta: https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/
Pilih menu “Sources” → “Journals”.
Masukkan nama jurnal di kolom pencarian.
Perhatikan kolom “Sinta Score” dan “Rank” – jika tertulis Sinta 4, berarti jurnal tersebut sah terakreditasi.
Cek juga masa berlaku akreditasi (biasanya 5 tahun).

Meskipun tingkat seleksi jurnal Sinta 4 lebih ringan dibanding Sinta 1–3, tetap dibutuhkan kualitas naskah yang sesuai kaidah ilmiah. Berikut tips agar artikelmu lolos seleksi:
Unduh template jurnal Sinta 4 dari website masing-masing jurnal. Biasanya format mengikuti APA Style atau IEEE Style tergantung bidang keilmuan.
Pastikan artikel memiliki bagian lengkap: Abstract, Introduction, Method, Result, Discussion, Conclusion, dan References. Jangan menulis seperti makalah kuliah.
Gunakan minimal 15 referensi terbaru (5 tahun terakhir) dan usahakan 30% di antaranya berasal dari jurnal internasional.
Jurnal Sinta 4 biasanya menerapkan batas similarity index maksimal 20%. Gunakan alat seperti Turnitin atau iThenticate untuk memeriksa naskah sebelum submit.
Kalimat harus formal namun mudah dibaca. Hindari terjemahan otomatis mentah dari Google Translate. Gunakan bantuan proofreader jika perlu.

Publikasi di jurnal Sinta 4 memberikan banyak keuntungan, baik untuk karier akademik maupun profesional, di antaranya:
Poin Kinerja Dosen (BKD): Setiap artikel yang terbit di jurnal Sinta 4 dihitung sebagai poin publikasi resmi untuk dosen ASN maupun non-ASN.
Syarat Kelulusan Mahasiswa Pascasarjana: Banyak kampus kini menjamin publikasi minimal di jurnal Sinta 4 sebelum yudisium.
Meningkatkan Kredibilitas Peneliti: Publikasi di jurnal terindeks menunjukkan kualitas dan integritas ilmiah penulis.
Jejak Digital di Sinta: Artikelmu akan terindeks di profil Sinta dan Google Scholar, sehingga meningkatkan visibilitas akademik.
Peluang Naik ke Sinta Lebih Tinggi: Setelah memiliki publikasi Sinta 4, kamu bisa melangkah ke jurnal Sinta 2 atau bahkan Scopus dengan reputasi lebih luas.
Memublikasikan artikel di jurnal Sinta 4 adalah langkah strategi bagi peneliti pemula untuk memulai karier akademik. Dengan memahami contoh jurnal, memeriksa keaslian akreditasi, serta mengikuti panduan penulisan yang baik, peluang diterima akan semakin besar. Ingat, tulisan kualitas tetap menjadi kunci utama dalam dunia publikasi ilmiah.
Sinta 2 memiliki standar mutu lebih tinggi, proses review lebih ketat, dan biasanya menjadi referensi nasional. Sinta 4 lebih bersifat pelatihan namun tetap resmi terakreditasi.
Ya, bisa. Namun penurunannya lebih rendah dibandingkan Sinta 2. Pastikan jurnal memiliki SK akreditasi aktif dari ARJUNA.
Rata-rata 2–4 bulan tergantung kelengkapan naskah dan respon reviewer.
Share this:
Rudi Ferdiansah merupakan dosen yang aktif menulis dan membahas topik publikasi jurnal ilmiah, baik jurnal nasional terindeks Sinta maupun jurnal internasional bereputasi. Pengalamannya dalam dunia akademik membuat setiap tulisannya lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan penulis jurnal. Ia rutin membagikan panduan seputar pemilihan jurnal, teknik penulisan artikel ilmiah, hingga strategi menghadapi proses review agar peluang diterima semakin tinggi. Pendekatan yang digunakan cenderung sistematis, namun tetap mudah dipahami oleh mahasiswa maupun dosen.