Membuat jurnal ilmiah itu ibarat meracik resep — harus ada bahan yang tepat, langkah yang runtut, dan cita rasa yang sesuai dengan standar. Sayangnya, banyak penulis pemula kebingungan dari mana memulai: apakah dari topik, format, atau langsung menulis isi?
Artikel ini akan membahas cara buat jurnal ilmiah secara lengkap, mulai dari persiapan, penulisan, hingga tahap submit. Untuk memastikan hasil penelitian lebih bermanfaat, banyak penulis memilih untuk publish jurnal melalui platform terpercaya.
Daftar Isi
Toggle
Sebelum mulai menulis, penting untuk memahami apa itu jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah adalah publikasi yang berisi hasil penelitian atau kajian ilmiah yang telah melewati proses review oleh pakar di bidangnya.
Jurnal ini tidak sekadar dokumen biasa, tapi menjadi media untuk berbagi pengetahuan dan mengembangkan ilmu di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan memahami fungsi jurnal, penulis akan:
Mengetahui target pembaca dan gaya bahasa yang tepat.
Menyesuaikan metode penulisan dengan standar akademik.
Memilih jurnal yang sesuai bidang penelitian.

Topik adalah fondasi jurnal ilmiah. Pilihlah topik yang relevan, memiliki urgensi, dan sesuai dengan bidang yang kamu kuasai. Semakin spesifik topiknya, semakin mudah proses penulisannya.
Tips: Gunakan topik yang belum banyak diteliti, atau kembangkan penelitian sebelumnya dengan sudut pandang baru.
Sebelum menulis, lakukan pencarian literatur dari jurnal, buku, atau sumber terpercaya lainnya. Studi literatur akan membantu:
Mengetahui penelitian sebelumnya.
Mengidentifikasi gap penelitian.
Memperkuat landasan teori.
Kerangka jurnal ilmiah biasanya terdiri dari:
Judul
Abstrak
Pendahuluan
Metodologi
Hasil dan Pembahasan
Kesimpulan
Daftar Pustaka
Kerangka ini akan memudahkan kamu menulis secara sistematis.
Untuk mempelajari cara menulis lebih lanjut, baca juga Review Jurnal Internasional yang memberikan wawasan mengenai penilaian jurnal.
Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!

Bahasa dalam jurnal ilmiah harus formal, lugas, dan bebas dari opini pribadi yang tidak didukung data. Hindari kata-kata yang ambigu.
Setiap klaim yang dibuat harus didukung data dan rujukan yang jelas. Misalnya, jika menyebutkan sebuah tren, sertakan tabel, grafik, atau hasil survei.
Setiap jurnal punya pedoman penulisan (author guidelines) yang berbeda. Pastikan kamu menyesuaikan format, margin, font, dan gaya sitasi sesuai ketentuan.

Setelah jurnal selesai ditulis dan diperiksa, langkah selanjutnya adalah mengirimkannya ke jurnal tujuan.
Pilih jurnal yang sesuai bidang ilmu dan tingkat kualitasnya (misalnya SINTA, Scopus, atau internasional bereputasi).
Ikuti prosedur submit yang ditentukan, biasanya melalui sistem OJS (Open Journal Systems).
Jurnal akan menugaskan reviewer untuk memeriksa kualitas, orisinalitas, dan relevansi naskah. Pada tahap ini, penulis mungkin diminta melakukan revisi minor atau mayor.

Revisi bukan berarti tulisan kamu jelek, tapi bagian dari proses ilmiah. Tanggapi setiap komentar reviewer dengan sopan, berikan penjelasan jika ada poin yang tidak bisa diubah, dan pastikan revisi dilakukan sesuai tenggat waktu.
Untuk tips lebih lanjut tentang publikasi jurnal, baca juga Publikasi Jurnal Manajemen.
Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!
Membuat jurnal ilmiah membutuhkan persiapan matang, mulai dari memilih topik, melakukan studi literatur, menyusun kerangka, hingga mengikuti proses submit dan revisi.
Kunci keberhasilan adalah konsistensi dan kepatuhan terhadap pedoman jurnal yang dituju. Ingat, untuk memastikan hasil penelitian lebih bermanfaat, banyak penulis memilih untuk publish jurnal melalui platform terpercaya. Dengan begitu, karya ilmiah kamu punya peluang lebih besar untuk dibaca, dikutip, dan memberi kontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan.
Share this:
Arulfalah Nurwahid adalah mahasiswa program doktor (S3) yang memiliki fokus pada publikasi jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional bereputasi. Ia aktif membagikan insight dan pengalaman dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah di berbagai platform akademik. Tulisannya banyak mengulas strategi penulisan akademik, pemilihan jurnal internasional, serta cara meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar reviewer. Gaya penyampaiannya dibuat jelas dan terstruktur sehingga mudah diikuti oleh penulis pemula maupun lanjutan.