Hallo Sobat Ridwan Institute! Harga publikasi jurnal ISSN menjadi salah satu topik yang paling sering ditanyakan oleh dosen, peneliti, hingga mahasiswa pascasarjana yang sedang mempersiapkan karya ilmiahnya untuk diterbitkan.
Di tengah meningkatnya tuntutan publikasi sebagai syarat akademik, banyak yang masih bingung mengenai berapa biaya yang harus disiapkan, apa saja yang memengaruhi harganya, serta bagaimana cara agar proses publikasi berjalan efisien dan tidak memberatkan finansial.
Artikel ini akan mengulas secara menyeluruh seputar harga publikasi jurnal ISSN, mulai dari kisaran biaya, faktor penentu, hingga tips hemat bagi para akademisi yang ingin berkarya secara optimal di dunia ilmiah.
Daftar Isi
Toggle
ISSN atau International Standard Serial Number adalah nomor unik yang diberikan kepada sebuah terbitan berkala seperti jurnal ilmiah. Nomor ini digunakan secara internasional untuk mengidentifikasi jurnal tertentu, baik dalam format cetak maupun elektronik.
Dengan memiliki ISSN, jurnal kamu bisa lebih mudah dilacak, diindeks, dan diakui secara akademis. Jurnal ISSN sering dijadikan syarat penting dalam pengajuan kenaikan jabatan fungsional dosen (Lektor, Lektor Kepala, Guru Besar) serta tugas akhir mahasiswa di jenjang S2 dan S3. Publikasi jurnal ISSN memiliki berbagai fungsi penting, antara lain:
Tak heran jika permintaan terhadap publikasi jurnal ISSN meningkat pesat dari tahun ke tahun, baik di dalam maupun luar negeri.
Nah, untuk publikasi jurnal sendiri, prosesinya awalnya penulis harus mengupload naskah terlebih dahulu kepada penerbit jurnal. Kemudian, menunggu sampai naskah tersebut selesai di review. Biasanya dalam kurun 3 Bulan – 6 Bulan.
Untuk LoA nya sendiri, bisa keluar selama 1 Bulan – 3 Bulan. Dan tentunya, terdapat sedikit biaya untuk publikasi jurnal.
Hah? 3 Bulan – 6 Bulan? Lama dong?
Memang itulah standar publikasi jurnal jika kamu memilih penerbit gratis.
Tapi, jika kamu menginginkan publikasi jurnal yang bisa terbit dalam waktu yang cepat bahkan terbit Bulan ini, maka kamu bisa menggunakan jasa pendampingan kami.
Kami merupakan lembaga publikasi ilmiah yang sudah berbadan hukum yang bisa menerbitkan jurnal di waktu yang dekat dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Di ridwaninstitue, proses review naskah sendiri tidak memakan waktu yang lama, yaitu hanya 3 – 7 Hari saja.
Kemudian, jika naskah sudah sesuai, maka naskah bisa terbit di Bulan itu juga. Dan untuk LoA nya, bisa keluar Hari itu juga.
Kenapa kami bisa melakukan dengan cepat?
Karena kami memiliki banyak Tim yang sudah benar-benar ahli seputar publikasi Jurnal.
Kami sudah menerbitkan lebih dari 9.735 Jurnal dari 6.145 penulis yang kualitas naskahnya sudah tidak perlu diragukan lagi.
Slot terbitan naskah jurnal kami ini cukup terbatas (Ekslusif), hanya 20 naskah saja di tiap bulannya.
Dan di Bulan Juni ini, hanya tersisa 3 Naskah terakhir saja. Note: Tersedia jurnal nasional maupun internasional (SINTA, SCOPUS, EBSCO, DOAJ, Copernicus, WOS dan lainnya)
Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp di bawah ini dan dapatkan promo Bulan ini!

Salah satu pertanyaan paling umum yang diajukan oleh peneliti adalah: “Berapa sih biaya yang harus saya keluarkan untuk mempublikasikan artikel di jurnal ISSN?” Jawabannya tidak tunggal, karena harga publikasi jurnal ISSN sangat bervariasi tergantung pada sejumlah faktor. Namun secara umum, harga publikasi jurnal ISSN berkisar antara:
Harga tersebut bisa berubah tergantung tingkat kesulitan naskah, lama proses review, dan level jurnalnya.

Setiap penyedia layanan publikasi atau jurnal itu sendiri menetapkan harga berdasarkan beberapa aspek berikut:
Jurnal dengan akreditasi tinggi seperti SINTA 1 dan 2 biasanya mematok harga lebih tinggi karena proses seleksinya ketat dan memiliki reputasinya tinggi.
Apabila kamu butuh terbit cepat (misalnya untuk sidang tesis minggu depan), biasanya ada fast track fee tambahan. Semakin cepat target terbit, bisa jadi semakin tinggi pula biayanya.
Beberapa jurnal atau pihak ketiga menawarkan layanan tambahan seperti:
Semua ini bisa mempengaruhi total harga yang harus dibayar.
Jurnal ISSN yang sudah terindeks Google Scholar atau DOAJ akan memiliki nilai jual lebih tinggi dibanding jurnal baru yang belum terindeks apa-apa.

Publikasi jurnal memang penting, tapi bukan berarti harus bikin dompet megap-megap. Berikut tips hemat yang bisa kamu terapkan agar publikasi tetap lancar tanpa bikin stres:
Pastikan naskah sudah rapi, sesuai template, bebas typo, dan lolos cek plagiarisme. Artikel yang siap terbit akan mempercepat proses review dan meminimalisir revisi besar yang kadang dikenai biaya tambahan.
Jangan hanya kirim ke satu jurnal. Bandingkan harga, waktu terbit, dan reputasi jurnal dari beberapa pilihan. Beberapa jurnal ISSN nasional menawarkan biaya lebih rendah tapi tetap kredibel.
Gunakan jasa lembaga publikasi yang sudah berpengalaman membantu proses submit ke jurnal ISSN. Biasanya mereka menawarkan paket yang lebih hemat ketimbang mengurus semuanya sendiri, terutama untuk pemula.
Beberapa jurnal open access tidak memungut Article Processing Charges (APC). Biasanya dikelola kampus atau lembaga riset dananya sudah ditanggung. Kamu bisa menemukannya di DOAJ atau Portal Garuda. Gratis, legal, dan tetap ilmiah!
Fast track (jalur cepat terbit) memang menggoda, tapi biasanya biayanya lebih mahal. Kalau tidak dalam situasi mepet (misal: sidang minggu depan), sebaiknya hindari opsi ini dan pilih jalur reguler yang lebih terjangkau.

Kalau kamu sudah niat bayar, pastikan tidak masuk jebakan jurnal predator. Berikut tanda-tanda jurnal ISSN yang layak dipilih:
Harga publikasi jurnal ISSN memang bervariasi, tapi bukan berarti harus menjadi beban. Dengan pemahaman yang tepat tentang jenis jurnal, faktor yang memengaruhi harga, dan cara menyiasati biaya, proses publikasi bisa jadi lebih ringan dan terarah.
Share this:
Arulfalah Nurwahid adalah mahasiswa program doktor (S3) yang memiliki fokus pada publikasi jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional bereputasi. Ia aktif membagikan insight dan pengalaman dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah di berbagai platform akademik. Tulisannya banyak mengulas strategi penulisan akademik, pemilihan jurnal internasional, serta cara meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar reviewer. Gaya penyampaiannya dibuat jelas dan terstruktur sehingga mudah diikuti oleh penulis pemula maupun lanjutan.