Hallo Sobat Ridwan Institute 👋🏻Pernahkah kamu ingin menuangkan pikiran, perasaan, atau pengalaman ke dalam catatan yang rapi dan terorganisir? Membuat jurnal bisa menjadi solusi tepat untuk kamu!
Jurnal merupakan buku catatan berisi rekaman peristiwa, pemikiran, atau perasaan seseorang secara personal.
Menulis jurnal bukan hanya sekedar menulis diary. Jurnal bisa berguna untuk berbagai hal, seperti:
Daftar Isi
Toggle
Judul akan memudahkan pembaca mengetahui inti jurnal tanpa harus membaca isi jurnal keseluruhan. Dengan judul yang jelas pembaca menjadi tertarik dan ingin terus membaca.Pilihlah judul yang jelas seperti “Pengaruh Gaya Sentrifugal Terhadap Angin”. Judul ini akan memudahkan pembaca yang ingin mencari tahu tentang gaya sentrifugal di dalam jurnal.
Setelah judul, yang harus diperhatikan adalah abstrak. Sekilas abstrak hampir sama dengan ringkasan, tapi sebenarnya berbeda. bstrak ini biasanya ditulis terakhir. Bagian abstrak dalam jurnal ilmiah berfungsi untuk mencerna secara singkat isi jurnal. Abstrak ditulis sebagai penjelas jurnal tanpa mengacu pada jurnal. Setidaknya Anda harus menyajikan 250 kata yang merangkum tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan di dalam abstrak. Dalam penulisan abstrak hindari singkatan atau kutipan. Pada abstrak harus dapat berdiri sendiri tanpa catatan kaki.
Setelah abstrak, Anda bisa memasuki bab pendahuluan. Pendahuluan adalah pernyataan dari kasus yang sedang Anda selidiki. Dibagian ini Anda harus memberikan informasi kepada pembaca untuk memahami tujuan spesifik dalam rangka tooritis yang lebih besar. Pada bagian ini, juga mencakup latar belakang masalah, seperti ringkasan dari setiap penelitian yang telah dilakukan dan bagaimana sebuah percobaan akan membantu untuk menjelaskan atau memperluas pengetahuan dalam bidang umum. Ingat, jangan membuat pendahuluan terlalu luas supaya pembaca tidak bingung arahnya kemana.
Dalam bagian ini Anda akan menjelaskan tentang proses percobaan yang dilakukan. Informasi yang dijelaskan di sini mencakup desain percobaan, peralatan yang dipergunakan, metode dalam pengumpulan data, gambaran lokasi, dan jenis pengendalian. Perlu diperhatikan dalam bagian ini kita harus menjelaskan secara rinci dan jelas. Hindari penggunaan kata yang membingungkan. Jelaskan to the point, sehingga pembaca bisa langsung paham dengan informasi yang Anda tulis.
Pada bagian hasil, Anda dapat menyajikan data yang ringkasan dengan tinjauan dalam bentuk teks, tabel, maupun gambar. Perlu diingat, dalam bagian ini informasi yang diberikan hanya hasil yang disajikan. Tidak ada interprestasi data maupun kesimpulan dari data yang Anda dapat. Sebuah data yang diinformasikan harus disajikan dalam bentuk tabel atau gambar menggunakan teks naratif dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Dari data yang sudah Anda dapatkan, Anda baru bisa membahasnya secara detail pada bagian pembahasan. Dalam bagian pembahasan, Anda bisa menafsirkan data-data yang ada dengan pola yang diamati. Dari setiap hubungan antara variable percobaan yang penting dan korelasi antar variabel dapat dilihat dengan jelas. Anda harus menyertakan sebuah penjelasan yang berbeda dari hipotesis atau hasil yang berbeda atau serupa dengan stiap percobaan terkait dengan penelitian yang dilakukan orang lain.Perlu dicatat, bahwa setiap percobaan yang dilakukan tidak harus merujuk pada hasil besar atau kecenderungan untuk menjadi penting. Jika memang menemukan hasil negatif, Anda bisa menjelaskan apa penyebabnya. Barangkali dari hasil negatif tersebut Anda justru mendapatkan hasil penting yang harus diubah pada pada kegiatan penelitian selanjutnya.
Kemudian Seluruh yang Membuat sebuah kesimpulan dari keseluruhan percobaan yang telah dilakukan.
meskipun si peneliti merujuk kembali kepada pernyataan dalam pendahuluan dari setiap data yang diinformasikan.
Saat membuat jurnal jangan sampai lupa mencantumkan daftar pustaka pada halaman terakhir. Kemudian Bagian daftar pustaka merupakan kumpulan dari nama-nama literatur yang kita gunakan sebagai referensi dalam pembuatan jurnal. Sesudah Ini keseluruhan informasi yang berupa kutipan Namun kita harus menuliskan daftar pustaka sesuai dengan aturan penulisan.
Setelah itu selesai runtutan cara membuat jurnal diatas kamu bisa publish
Bagi kamu yang ingin pendampingan publikasi jurnal nasional dan internasional, segera hubungi kami sebelum kehabisan Slot!
Demikian artikel yang bisa kami berikan seputar cara mudah membuat jurnal, semoga dengan adanya artikel cara mudah membuat jurnal ini bisa berguna dan bermanfaat bagi rekan-rekan.
Terimakasih!
FAQ
Berapa minimal halaman jurnal?
Biasanya terdiri dari enam sampai delapan halaman dengan jumlah kata antara 6000 sampai 8000 kata. Adanya jurnal ilmiah bertujuan untuk menyebarkan sekaligus mengembangkan penelitian yang ditulis serta dapat dijadikan sebagai acuan para peneliti lain yang sedang melakukan penelitian sejenis.
Apa isi pendahuluan dalam jurnal?
Pendahuluan meliputi latar belakang, perumusan masalah dan tujuan penulisan. Latar belakang memberikan gambaran setting atau kondisi-kondisi yang melatarbelakangi adanya atau terjadinya masalah.
Apakah dalam jurnal Ada rumusan masalah?
Dalam sebuah karya tulis ilmiah baik jurnal, makalah, skripsi maupun tesis terdapat rumusan masalah.
Share this:
Arulfalah Nurwahid adalah mahasiswa program doktor (S3) yang memiliki fokus pada publikasi jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional bereputasi. Ia aktif membagikan insight dan pengalaman dalam menyusun serta mempublikasikan artikel ilmiah di berbagai platform akademik. Tulisannya banyak mengulas strategi penulisan akademik, pemilihan jurnal internasional, serta cara meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar reviewer. Gaya penyampaiannya dibuat jelas dan terstruktur sehingga mudah diikuti oleh penulis pemula maupun lanjutan.